Akurat

5 Etika Bersedekah Dalam Pandangan Islam, Muslim Wajib Tahu

Tria Sutrisna | 5 November 2023, 21:49 WIB
5 Etika Bersedekah Dalam Pandangan Islam, Muslim Wajib Tahu

 

AKURAT.CO Sedekah merupakan salah satu bentuk ibadah dalam islam yang memiliki banyak keutamaan.Dalam surah Al Baqarah ayat 274, Allah SWT berfirman:

اَلَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً فَلَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

Artinya: "Orang-orang yang menginfakkan hartanya pada malam dan siang hari, baik secara rahasia maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak (pula) mereka bersedih."

Keistimewaan dari amalan ini adalah kemudahannya, karena bisa dilakukan tanpa harus memiliki banyak harta atau materi. Sedekah dapat diberikan dalam berbagai bentuk, bahkan dengan sumbangan yang ringan, sehingga dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Namun, yang terpenting dalam sedekah adalah tulus ikhlas dalam hati saat melakukannya.

Baca Juga: 5 Janji Allah Bagi Orang Yang Gemar Bersedekah, Lengkap Dengan Dalil Al-Qur’an Dan Hadisnya

Dalam Islam, diajarkan untuk menyisihkan sebagian dari harta kita dan memberikannya kepada orang yang membutuhkan, yang merupakan salah satu bentuk sedekah.

Namun, penting untuk diingat bahwa dalam bersedekah, kita juga harus memperhatikan etika yang berlaku. Dengan mematuhi etika ini, amalan sedekah kita dapat menjadi sumber pahala yang berlimpah di sisi Allah.

Etika dalam sedekah melibatkan memberikan dengan ikhlas, tanpa sombong, serta menjaga privasi dan harga diri penerima sedekah. 

Menurut pandangan islam ada beberapa etika yang haru diperhatikan saat bersedekah, meskipun sedekah melibatkan tindakan memberikan sesuatu kepada orang lain, namun penting untuk diingat bahwa dalam Islam, terdapat etika yang harus diikuti. 

Etika ini memiliki peran penting dalam menjadikan sedekah sebagai amalan yang penuh pahala dan bukan sia-sia.

Allah SWT telah memberikan perintah kepada kita sebagai muslim untuk bersedekah, dan dengan mengikuti etika yang benar, kita dapat memastikan bahwa amalan ini bermanfaat dan diberkahi dalam pandangan-Nya.

Baca Juga: Bagi Orang Yang Bersedekah, Jauhi Perbuatan Ini!

Lalu bagaimana etika bersedekah dalam pandangan islam, berikut penjelasannya.

1. Tidak mengungkit 

Salah satu  etika dalam bersedekah adalah tidak mengungkit.

Mengungkit apa yang kita berikan kepada orang lain dapat mengurangi berkah dan pahalanya, sekaligus bisa menimbulkan rasa sakit hati pada penerima sedekah.

Oleh karena itu, lebih baik untuk tidak membahas atau memperlihatkan apa yang telah kita sedekahkan, sehingga sedekah kita dapat berlangsung dengan tulus dan penuh keikhlasan.

2. Ikhlas

Poin penting dalam bersedekah adalah keikhlasan. Penting untuk tidak bersedekah dengan motivasi untuk mencari imbalan atau dengan niat tertentu.

Jika demikian, sedekah tidak akan menjadi amalan yang baik dan bahkan bisa menjadi sia-sia. Ini disebabkan oleh kurangnya keikhlasan dan niat yang tulus dalam memberikan bantuan kepada orang lain melalui sedekah.

3. Dilakukan sembunyi-sembunyi

Salah satu etika terbaik dalam sedekah adalah melakukannya secara diam-diam. Manusia memiliki sifat ingin diakui dan dilihat oleh orang lain, dan dengan memberikan sedekah secara tersembunyi.

Kita dapat mengurangi risiko munculnya penyakit hati atau kesombongan saat bersedekah.

Dengan cara ini, sedekah kita lebih murni dan dijalani dengan niat yang tulus.

Allah SWT berfirman, "Jika kamu menampakkan sedekah(mu) maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al-Baqarah: 271)

4. Tidak menyebut dan menyakiti hati penerima

Ini adalah salah satu etika utama dalam bersedekah. Terkadang, seseorang bisa merasa gembira dan bangga dengan pemberiannya kepada orang lain, bahkan sampai mengungkit-ungkit pemberiannya di masa lalu kepada orang lain.

Tindakan semacam ini tidak hanya bertentangan dengan etika, tetapi juga dapat menyakiti hati penerima sedekah.

Selain itu, hal ini bisa merusak nilai pahala sedekah seseorang karena keikhlasan dalam memberi menjadi tercemar.

Oleh karena itu, menjaga etika dalam bersedekah adalah sangat penting dalam Islam.

5. Bersedekah dengan harta terbaik

Dalam Islam, sangat dianjurkan untuk memberikan sedekah dengan harta terbaik yang kita miliki.

Ini mencerminkan keyakinan bahwa manusia tidak boleh merasa terbebani saat kehilangan harta terbaiknya, namun sebaliknya, akan merasa sedih bila kehilangan kasih sayang Allah SWT.

Memberikan sedekah dengan harta terbaik juga mengekspresikan makna pengorbanan seorang hamba. Ini menunjukkan bahwa ia lebih mencintai Allah dan orang yang diberinya sedekah daripada mencintai dirinya sendiri.

Dengan memberikan yang terbaik, kita menghormati nilai tinggi dari sedekah dan menunjukkan tulusnya niat kita dalam beramal.

Allah SWT berfirman, "Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan tentang hal itu, sungguh Allah Maha Mengetahui." (Q.S. Ali-Imran: 92)

Dari ayat ini kita dapat memahami bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang telah berkorban di jalan-Nya.

Demikianlah etika dalam bersedekah, Tentu saja, ada banyak etika lain yang harus diikuti oleh seorang Muslim saat menyedekahkan hartanya.

Namun yang paling penting adalah konsistensi dalam menyalurkan harta sebagai sarana untuk mencari keridhoan Allah SWT. (Maulidia Azzahra)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
W
Editor
Wahyu SK