Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Total Kepemilikan Tembus 7 Persen

AKURAT.CO Lewat entitas Morgan Stanley and Co International PLC, raksasa keuangan Morgan Stanley resmi menambah kepemilikan sahamnya di raksasa ekosistem digital Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Berdasarkan Laporan Kepemilikan Saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 23 September 2026, Morgan Stanley telah mengeksekusi pembelian sebanyak 400 juta lembar saham biasa GOTO pada tanggal 18 September 2026.
Transaksi bernilai strategis ini dilakukan pada harga pelaksanaan Rp27,00 per lembar saham, membawa total nilai transaksi mencapai Rp10,8 miliar. Usai transaksi tersebut, kepemilikan Morgan Stanley di GOTO pun naik 0,0348% menjadi 7,0299%.
Aksi borong saham ini melontarkan total akumulasi saham GOTO yang dikuasai oleh kelompok terorganisasi Morgan Stanley—termasuk Morgan Stanley and Co. LLC - Client Account—dari sebelumnya 80.539.349.984 unit (6,9951%) menjadi 80.939.349.984 unit saham.
Mengapa Penambahan Saham Ini Krusial?
Keputusan instituasi keuangan sekelas Morgan Stanley untuk terus memperbesar porsi kepemilikannya di GOTO memberikan angin segar dan sinyal positif bagi pasar modal domestik maupun regional.
Di tengah volatilitas pasar saham teknologi global, akumulasi berlanjut ini memperlihatkan beberapa poin penting. Pertama, tingkat kepercayaan institusional tinggi. Pembelian dalam jumlah fantastis ini menegaskan bahwa investor institusional global masih melihat nilai intrinsik dan prospek jangka panjang yang sangat kuat pada ekosistem GoTo.
Kedua, penegasan tren profitabilitas. Morgan Stanley menilai langkah efisiensi biaya dan fokus GoTo pada jalur profitabilitas (EBITDA yang disesuaikan) telah menunjukkan hasil yang berada di jalur yang benar.
Terakhir, dukungan terhadap likuiditas pasar. Masuknya modal asing segar ke saham GOTO menambah likuiditas dan memperkokoh struktur pemegang saham institusional berkelas dunia di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analisis Strategi: Murni Investasi Jangka Panjang
Dalam dokumen keterbukaan informasi yang ditandatangani untuk Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, pihak Morgan Stanley secara eksplisit menyatakan bahwa tujuan dari transaksi 400 juta saham ini adalah untuk Investasi (Investment).
Selain itu, Morgan Stanley juga mengonfirmasi tidak memiliki status sebagai pengendali (non-controlling shareholder) serta tidak berniat mengambil alih pengendalian atas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








