BEI Perketat Pengawasan Saham Jumbo, 51 Emiten Masuk Daftar HSC

AKURAT.CO PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas pengawasan terhadap saham-saham berkapitalisasi besar dengan menambahkan indikator Price Impact Ratio dalam proses identifikasi saham berkategori High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan tinggi.
Langkah tersebut membuat sebanyak 37 saham baru masuk dalam daftar HSC, sehingga total saham yang berada dalam kategori tersebut kini mencapai 51 saham.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, kriteria baru tersebut diterapkan untuk seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. Melalui indikator Price Impact Ratio, BEI dapat mengidentifikasi saham yang mengalami perubahan harga signifikan meski memiliki aktivitas perdagangan yang relatif rendah.
Baca Juga: Pramono Anung Optimis Bank Jakarta Melantai di Bursa Efek Tahun Depan
"Kami menambahkan satu kriteria yaitu kriteria Price Impact Ratio atas seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. Atas saham-saham yang memiliki Price Impact Ratio yang tinggi akan dilakukan screening atas indikasi ada atau tidaknya High Shareholding Concentration," ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Jeffrey menjelaskan, Price Impact Ratio merupakan indikator yang menghitung perubahan harga saham dibandingkan dengan velocity atau kecepatan perputaran saham di pasar. Velocity dihitung berdasarkan rata-rata volume transaksi dibandingkan dengan jumlah saham yang beredar di publik (free float).
Menurutnya, saham yang memiliki volume transaksi rendah akan menghasilkan velocity yang rendah. Apabila kondisi tersebut disertai kenaikan atau penurunan harga yang cukup besar, maka Price Impact Ratio akan meningkat dan menjadi perhatian dalam proses pengawasan.
"Artinya, saham-saham yang aktivitas volume transaksinya rendah tentu akan menghasilkan velocity yang rendah, dan dengan velocity yang rendah namun perubahan harganya yang besar, tentu akan menghasilkan Price Impact Ratio yang tinggi. Atas saham-saham inilah kami akan melakukan screening terhadap potensi ada atau tidaknya High Shareholding Concentration. Tentu trigger factors lain yang terkait dengan kegiatan pengawasan itu akan tetap dilakukan," kata Jeffrey.
BEI menyampaikan evaluasi menggunakan indikator Price Impact Ratio akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan, mengikuti siklus evaluasi indeks utama di Bursa.
Dengan penerapan parameter baru tersebut, jumlah saham yang masuk kategori HSC meningkat signifikan. Sebanyak 37 saham baru ditambahkan ke dalam daftar pengawasan, sehingga total saham berkategori HSC kini menjadi 51 saham, dibandingkan sebelumnya hanya 14 saham.
Baca Juga: Bidik Komunitas Modern, BTN Luncurkan Digital Store di Bursa Efek Indonesia
BEI menyatakan daftar lengkap 51 saham yang masuk kategori HSC akan diumumkan dalam waktu dekat.
Jeffrey menegaskan, penambahan indikator baru tersebut merupakan bagian dari reformasi berkelanjutan yang dilakukan Bursa untuk meningkatkan kualitas perdagangan di pasar modal Indonesia.
"Ini adalah bagian dari reformasi berkelanjutan yang terus kita lakukan untuk memastikan transaksi yang teratur, wajar, dan efisien terus kita hadirkan di Bursa Efek Indonesia," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










