Purbaya: Integritas ASN Jadi Penentu Daya Saing Indonesia

AKURAT.CO Di tengah meningkatnya persaingan ekonomi global akibat perang tarif, pergeseran rantai pasok, dan ketegangan geopolitik. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menilai kualitas institusi menjadi faktor yang semakin menentukan daya saing suatu negara.
Menurut Purbaya, keunggulan ekonomi tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam atau ukuran pasar domestik, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah menghadirkan tata kelola yang transparan, efisien, dan berintegritas.
"Bea cukai yang bersih, pajak yang bersih, dan penyederhanaan kebijakan akan memengaruhi daya saing Indonesia di pasar domestik maupun global," ujar Purbaya saat memberikan kuliah umum dalam Dies Natalis ke-11 PKN STAN di Tangerang Selatan.
Baca Juga: Purbaya dan Said Iqbal Bahas Aturan Pajak JHT
Purbaya menjelaskan perubahan lanskap ekonomi dunia berlangsung semakin cepat. Perang tarif antarnegara, perkembangan teknologi, perubahan rantai pasok global, hingga dinamika geopolitik membuat setiap negara dituntut memiliki birokrasi yang adaptif.
Dalam kondisi tersebut, kata Purbaya, pemerintah harus mampu menjaga kredibilitas kebijakan fiskal sekaligus memperkuat kualitas tata kelola.
"Dunia sedang berubah dan perubahan itu tidak menunggu kita siap," katanya.
Menurut dia, kepastian regulasi, birokrasi yang bersih, dan pelayanan publik yang efisien akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai ekonomi global.
Purbaya menilai kualitas aparatur sipil negara menjadi fondasi bagi keberhasilan agenda tersebut karena mereka akan menjadi pelaksana berbagai kebijakan fiskal dan administrasi negara.
Baca Juga: Gaungkan Reformasi Kemenkeu, Purbaya: Tak Ada Toleransi bagi Aparat yang Menyimpang!
Ia juga mengingatkan bahwa integritas tidak dapat digantikan oleh teknologi maupun sistem.
"Kementerian bisa dilatih, sistem bisa dibangun, teknologi bisa dibeli, tetapi integritas harus dijaga sejak awal," ujarnya.
Menurut Purbaya, reformasi birokrasi yang konsisten akan menjadi salah satu modal Indonesia menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








