IHSG Pulih dari Tekanan, Investor Diminta Waspadai Koreksi

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Kamis (9/7/2026) di zona hijau setelah sempat tertekan cukup dalam pada awal sesi.
Meski demikian, sejumlah analis menilai penguatan tersebut belum cukup kuat untuk memastikan tren kenaikan berlanjut, sehingga pergerakan indeks masih berpotensi tertahan di bawah level psikologis 6.000.
Pada penutupan perdagangan, IHSG menguat 0,67% ke level 5.912,4. Sepanjang hari, indeks sempat melemah hingga menyentuh 5.839 sebelum akhirnya berbalik arah dan ditutup menguat.
Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah, Saham JELI dan BACH Justru Langsung ARA
Penguatan terbesar ditopang oleh sektor barang baku yang naik 2,1%, sementara sektor kesehatan menjadi penekan utama pasar dengan koreksi 1,24%.
Phintraco Sekuritas menilai IHSG saat ini masih berada dalam fase konsolidasi.
Secara teknikal, penguatan indeks tertahan di area moving average 5 hari (MA5), sementara indikator Stochastic RSI mulai menunjukkan potensi death cross, yang biasanya menjadi sinyal melemahnya momentum kenaikan.
“Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 5.800-6.000,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Meski begitu, indikator MACD masih bertahan di area positif, sehingga peluang penguatan jangka pendek belum sepenuhnya tertutup.
Berbeda dengan Phintraco, MNC Sekuritas melihat IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan dengan target pengujian di area 6.083-6.203.
Baca Juga: IHSG Tertekan, Status Indonesia di S&P Jadi Sorotan Investor Asing
Namun, investor juga diminta mewaspadai potensi koreksi apabila IHSG kembali turun ke area 5.752-5.840.
“IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya, namun area koreksi tetap perlu dicermati,” tulis MNC Sekuritas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









