BI: Transaksi Digital Indonesia Melonjak, QRIS Tumbuh 95 Persen pada Mei 2026

AKURAT.CO Aktivitas ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan kuat meski ekonomi global sedang menghadapi tekanan.
Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital melalui mobile banking dan internet banking mencapai 5,22 miliar transaksi pada Mei 2026 atau tumbuh 28,14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tertinggi masih berasal dari QRIS yang melonjak 95,1% secara tahunan.
Baca Juga: OJK Kaji Stablecoin Rupiah, Siapkan Fondasi Baru Ekonomi Digital
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, peningkatan tersebut didukung oleh bertambahnya jumlah pengguna dan merchant yang menerima pembayaran digital.
"Selain transaksi digital, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 5,18 juta transaksi dengan pertumbuhan 31,63 persen. Nilai transaksinya mencapai Rp1.265 triliun. Sementara transaksi bernilai besar melalui BI-RTGS mencapai Rp15.618 triliun atau tumbuh 8,08 persen", ujar Perry dalam konferensi pers RDG BI secara daring, Kamis (18/6/2026).
Pertumbuhan transaksi digital menjadi indikator penting karena menunjukkan aktivitas konsumsi dan ekonomi domestik masih berjalan di tengah perlambatan ekonomi global.
Sebagai informasi, pembayaran digital menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat sejak pandemi COVID-19 dan terus berkembang seiring meningkatnya inklusi keuangan nasional.
Baca Juga: Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,50 Persen
Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat infrastruktur sistem pembayaran, memperluas akseptasi QRIS, serta menjaga keamanan dan keandalan ekosistem digital nasional guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat










