Pengertian Saham dan Cara Kerjanya dalam Investasi

AKURAT.CO Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang semakin populer di kalangan masyarakat. Banyak orang mulai tertarik berinvestasi saham untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang. Namun, apa sebenarnya pengertian saham dan cara kerjanya?
Baca Juga: Elnusa Tebar Dividen Rp323 Miliar, Naik 13 Persen Jadi Rp44,29 per Saham
Pengertian Saham
Saham adalah bukti kepemilikan seseorang atau badan atas suatu perusahaan. Dengan memiliki saham, investor berarti memiliki sebagian kecil dari perusahaan tersebut.
Semakin banyak saham yang dimiliki, semakin besar pula porsi kepemilikan dan potensi keuntungan yang bisa diperoleh.
Cara Kerja Saham
1. Membeli Saham di Pasar Modal
Cara kerja saham dimulai ketika investor membeli saham melalui pasar modal, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI). Pembelian dilakukan melalui perusahaan sekuritas yang menjadi perantara.
Harga saham akan ditentukan oleh mekanisme pasar, yaitu berdasarkan permintaan dan penawaran.
2. Kepemilikan dan Hak Investor
Setelah membeli saham, investor memiliki hak atas perusahaan, seperti hak memperoleh dividen dan hak suara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).
Namun, hak tersebut biasanya bergantung pada jumlah saham yang dimiliki.
3. Mendapatkan Keuntungan (Return)
Investor bisa memperoleh keuntungan dari saham melalui dua cara, yaitu:
- Capital gain, yaitu selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga beli.
- Dividen, yaitu pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.
Kedua hal ini menjadi daya tarik utama investasi saham.
4. Perubahan Harga Saham
Harga saham dapat naik atau turun tergantung pada berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, hingga sentimen pasar.
Perubahan harga ini menjadi peluang sekaligus risiko bagi investor.
5. Menjual Saham
Investor dapat menjual saham kapan saja melalui pasar modal. Jika harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka investor akan mendapatkan keuntungan.
Sebaliknya, jika harga turun, investor bisa mengalami kerugian.
Baca Juga: HRTA Tebar Dividen Rp40 per Saham untuk Tahun Buku 2025
Keuntungan dan Risiko Investasi Saham
Investasi saham menawarkan potensi keuntungan yang besar, terutama dalam jangka panjang. Namun, saham juga memiliki risiko karena harganya yang fluktuatif.
Oleh karena itu, investor perlu memahami cara kerja saham sebelum mulai berinvestasi.
Memahami pengertian saham dan cara kerjanya sangat penting sebelum memulai investasi.
Dengan pengetahuan yang cukup, investor dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan meminimalkan risiko dalam berinvestasi saham.
Arika Yafi Fawazzain (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag








