Menkeu Purbaya Klaim Tekanan Rupiah Hanya Faktor Sentimen

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.
Ia menyebut tekanan yang terjadi di pasar lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen negatif terhadap prospek ekonomi nasional.
“Ketika persepsi dibilang kita mau hancur, itu sebagian orang terpengaruh. Padahal aktivitas ekonomi meningkat di berbagai daerah,” ujar Purbaya pada saat konferensi pers bersama media di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Baca Juga: IHSG Turun ke Level Terendah Sejak Mei 2021, Tembus 5.594,7
Menurutnya, kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih relatif stabil, ditopang oleh kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta aktivitas ekonomi riil yang tetap tumbuh.
Pemerintah mencatat realisasi belanja negara hingga Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun atau 35,5% dari target APBN 2026.
Dari jumlah tersebut, belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.059,3 triliun dengan pertumbuhan 52,6% secara tahunan.
Purbaya menegaskan pemerintah bersama Bank Indonesia akan memperkuat koordinasi untuk menjaga kepercayaan investor dan meredam persepsi negatif di pasar.
“Itu yang akan kita hilangkan dengan kerja sama lebih erat dengan bank sentral,” katanya.
Baca Juga: BEI: Pelemahan IHSG Dipicu Sentimen, Fundamental Emiten Masih Kuat
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas pasar keuangan di tengah dinamika global yang masih bergejolak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








