Menkeu Purbaya: Tren Pasar Global Bantu Rupiah Menguat

AKURAT.CO Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti faktor eksternal sebagai salah satu pendorong penguatan nilai tukar rupiah, selain peran kebijakan Bank Indonesia (BI). Ia menyebut dinamika global, khususnya pergerakan dolar AS dan yen Jepang, turut memengaruhi pasar valuta asing.
Purbaya mengatakan, terdapat kecenderungan pelemahan dolar AS di pasar global yang diikuti penguatan mata uang lain seperti yen Jepang. Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan hasil dari upaya kebijakan terkoordinasi di tingkat internasional.
“Apalagi kalau saya lihat dolar akan cenderung dilemahkan di pasar global, yen dikuatkan. Act concerted effort seperti itu biasanya berpengaruh ke nilai tukar dolar dan ke mata uang lain dalam jangka waktu yang cukup panjang,” ujarnya dalam Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta, Selasa (27/1).
Baca Juga: Coretax Ditambah Bandwidth, Menkeu Purbaya Target Gangguan Tuntas April
Di dalam negeri, rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa tercatat menguat tipis 2 poin atau 0,01% menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS.
Meski demikian, Purbaya menegaskan penguatan rupiah bukan semata karena faktor personal, termasuk terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI. Ia menilai langkah kebijakan moneter BI tetap menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas.
Dari sisi fiskal, Kementerian Keuangan disebut terus memastikan program-program ekonomi berjalan efektif guna memperkuat fondasi ekonomi nasional. Kondisi tersebut diharapkan menarik arus investasi dan memperkuat nilai tukar.
“Dengan pengelolaan kebijakan yang tepat, rupiah masih punya ruang untuk menguat lebih jauh dari level saat ini,” tutur Purbaya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Klaim Rupiah Masih di Jalur Penguatan
Thomas Djiwandono sendiri telah resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan 2026–2031.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








