APBN 2025 Tertekan, Menkeu Andalkan Kontrol Pajak dan Belanja

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga defisit APBN 2025 tetap terkendali meski penerimaan negara diproyeksikan tidak mencapai target.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, penguatan penerimaan pajak serta pengendalian belanja menjadi kunci utama.
Menurut Purbaya, potensi shortfall penerimaan negara hingga akhir 2025 masih terus bergerak. Namun, langkah-langkah korektif telah dijalankan, terutama pada dua bulan terakhir tahun anggaran.
“Yang jelas, tahun depan akan berubah. Saya akan lihat betul pajak seperti apa, saya akan hands on,” ujar Purbaya.
Baca Juga: Penerimaan Shortfall, Menkeu Jamin Defisit APBN 2025 Tetap Aman
Ia memastikan pelebaran shortfall tidak akan berdampak besar terhadap defisit. Pemerintah menargetkan defisit tetap berada di bawah 3% PDB, meski proyeksinya kini naik menjadi 2,78% dari sebelumnya 2,53%.
Selain sisi penerimaan, Menkeu juga mengandalkan faktor belanja kementerian dan lembaga (K/L) yang secara historis tidak pernah terserap 100%. Pengembalian anggaran tak terpakai dinilai bisa menjadi bantalan fiskal untuk menjaga defisit.
“Setiap tahun belanja K/L nggak pernah 100 persen terserap. Kami asumsikan awal 99 persen, itu pun nanti ada yang kembalikan lagi,” kata Purbaya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ajak Golkar Bersinergi Jaga Ekonomi Nasional: Masa Depan Ada di Tangan Kita
Hingga akhir Oktober 2025, realisasi pendapatan negara baru mencapai Rp2.113,3 triliun atau 73,7% dari target proyeksi. Defisit anggaran tercatat sebesar 2,02% PDB.
Dengan kombinasi penguatan penerimaan, pengendalian belanja, serta disiplin fiskal, pemerintah optimistis stabilitas APBN 2025 tetap terjaga di tengah tekanan global dan domestik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









