AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meminta dukungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam memperluas informasi terkait program Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).
Program subsidi perumahan tersebut dinilai sebagai instrumen penting untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian layak.
Ara menjelaskan, KPR FLPP menawarkan sejumlah kemudahan bagi masyarakat, mulai dari suku bunga tetap 5% selama masa tenor, cicilan yang terjangkau, hingga jangka waktu pembayaran maksimal 20 tahun. “Dan uang muka yang terjangkau,” ujar Ara di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).
Menurutnya, sosialisasi yang luas sangat diperlukan agar masyarakat memahami mekanisme pembelian rumah bersubsidi yang aman dan sesuai regulasi. Kehadiran PWI dianggap strategis karena memiliki jaringan anggota yang besar dan mampu menyampaikan informasi secara akurat ke publik.
Dirinya menekankan bahwa kolaborasi pemerintah dan PWI juga penting untuk menekan potensi misinformasi terkait program perumahan.
Dengan informasi yang benar, masyarakat dapat terhindar dari penipuan berkedok subsidi rumah atau promosi yang tidak sesuai aturan KPR FLPP.
Sebagai tindak lanjut, PWI Pusat akan menggelar sosialisasi nasional pada Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dari kantor PWI Pusat dan melibatkan Kementerian PKP, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), pengembang, serta agen properti.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyebut program ini relevan karena PWI memiliki sekitar 35.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia, banyak di antaranya masuk kategori MBR sehingga memenuhi syarat untuk mengakses KPR FLPP.
Munir mencontohkan, dengan pendapatan sekitar Rp2–3 juta per bulan, seorang wartawan dapat mengajukan pembelian rumah subsidi dengan cicilan sekitar Rp1.080.000 per bulan.
Skema ini dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan jurnalis yang selama ini menghadapi keterbatasan akses kepemilikan rumah. “Kami mengajak pengurus PWI provinsi dan kabupaten/kota serta seluruh anggota untuk mengikuti sosialisasi ini,” kata Munir.
Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat memastikan wartawan memahami proses pembelian rumah dari awal hingga akad kredit. Dalam kesempatan yang sama, Kementerian PKP dan PWI Pusat juga meresmikan program penyediaan 5.000 unit rumah subsidi khusus bagi wartawan.
Program ini diproyeksikan menjadi solusi konkret bagi insan pers yang membutuhkan hunian layak dengan harga terjangkau. “Alhamdulillah, program ini memberi solusi nyata bagi kesejahteraan insan pers,” ujar Munir.
Munir juga menambahkan, penyediaan ribuan rumah itu bukan hanya manfaat bagi anggota PWI, tetapi juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap profesi jurnalis.
Ara menegaskan bahwa program tersebut sekaligus menjadi kontribusi Kementerian PKP dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat










