AKURAT.CO Kemajuan teknologi finansial membawa banyak kemudahan, salah satunya layanan pinjaman digital. Namun, fasilitas ini juga menciptakan tantangan baru bagi generasi Z. Banyak anak muda terjerat utang karena kemudahan akses pinjaman yang tidak diimbangi kemampuan membayar.
Fenomena ini diperparah oleh tren cicilan digital. Banyak Gen Z menggunakan fasilitas tersebut untuk kebutuhan konsumtif, mulai dari gawai baru hingga gaya hidup sehari-hari. Akibatnya, beban cicilan semakin menumpuk.
Masalah keuangan ini seringkali berimbas pada kesehatan mental. Rasa cemas, stres, bahkan depresi muncul ketika tagihan menumpuk dan kemampuan membayar menurun. Dampaknya bukan hanya pada kondisi psikologis, tetapi juga produktivitas kerja dan kualitas hidup.
Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak Terbaru 6 September 2025: Leo, Gemini, Virgo, dan Capricorn
Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (6/9/2025), budaya flexing di media sosial juga turut memicu tekanan. Gen Z kerap merasa perlu tampil sesuai standar gaya hidup digital, meski harus berutang. Kondisi ini memunculkan lingkaran masalah baru: utang untuk gaya hidup, lalu stres karena cicilan.
Untuk mengatasinya, Gen Z perlu membatasi penggunaan pinjaman digital hanya untuk kebutuhan mendesak dan produktif. Hindari menggunakan pinjaman untuk keperluan konsumtif semata.
Tips lain adalah selalu menghitung kemampuan finansial sebelum mengambil cicilan. Idealnya, total cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan. Dengan begitu, keuangan tetap terkendali.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Scorpio Hari Ini 6 September 2025: Cinta, Karier, Keuangan, dan Kesehatan!
Membangun dana darurat juga penting agar tidak bergantung pada pinjaman ketika menghadapi situasi tak terduga. Dana ini bisa disiapkan sedikit demi sedikit, misalnya menyisihkan 10% dari penghasilan.
Selain itu, Gen Z bisa mencari alternatif menambah penghasilan, seperti pekerjaan sampingan atau freelance. Pendapatan tambahan akan membantu melunasi utang sekaligus mengurangi tekanan psikologis.
Penting juga untuk menjaga keseimbangan hidup dengan kegiatan yang menenangkan, seperti olahraga atau hobi. Dengan mental yang sehat, pengelolaan keuangan akan lebih rasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










