Pemerintah Jamin Kredit Koperasi Desa Tak Bebani Likuiditas Bank Himbara

AKURAT.CO Penyaluran dana kepada Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dari Sisa Anggaran Lebih (SAL) APBN 2025 mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk menjaga stabilitas sektor keuangan.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembiayaan ini dirancang sedemikian rupa agar tidak membebani likuiditas Dana Pihak Ketiga (DPK) milik perbankan nasional.
“Ini bukan instrumen penyaluran sembarangan. Pemerintah menempatkan dana secara langsung ke bank, sehingga dana yang digunakan bukan berasal dari DPK,” ujar Sri Mulyani, Senin (28/7/2025).
Baca Juga: Kebut Digitalisasi Kopdes Merah Putih Lewat Optimalisasi Microsite
Seperti yang diketahui, empat bank milik negara yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BSI, ditunjuk untuk menyalurkan kredit dengan suku bunga rendah 6 persen dan tenor enam tahun. Agar tidak menimbulkan moral hazard, bank diminta melakukan due diligence terhadap koperasi calon debitur, dengan menilai kapasitas usaha serta rekam jejak keuangan.
Oleh karena itu Menkeu Sri menekankan bahwa ini bukan soal pembagian jatah pinjaman, melainkan soal tata kelola dan penilaian risiko.
“Koperasi yang layak akan mendapat akses, tapi harus benar-benar digunakan untuk membangun ekonomi desa,” ujarnya.
Sebagai dasar hukum, Kementerian Keuangan telah menerbitkan PMK Nomor 49 Tahun 2025, sementara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa akan mengatur teknis penggunaan DAU dan persetujuan pinjaman dari pemerintah daerah.
Baca Juga: Penyebab Kopdes Merah Putih di Tuban Sempat Tutup
Dengan pengaturan yang komprehensif ini, Menkeu berharap skema pendanaan tersebut dapat memperkuat sistem pembiayaan nasional tanpa menambah beban risiko sektor perbankan yang saat ini tengah menjaga stabilitas pascapandemi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 10Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto









