Akurat

RWA Jadi Primadona Baru, Kapitalisasi Pasar Tembus USD49,8 Miliar

Hefriday | 26 Juli 2025, 13:10 WIB
RWA Jadi Primadona Baru, Kapitalisasi Pasar Tembus USD49,8 Miliar

AKURAT.CO Pasar kripto global mengalami tekanan dan mencatatkan penurunan lebih dari 5% dalam sepekan terakhir, sektor Real World Asset (RWA) justru menunjukkan ketahanan yang cukup kuat.

Berdasarkan data terkini, kapitalisasi pasar RWA tetap stabil di kisaran USD49,8 miliar. Stabilitas ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap token berbasis aset dunia nyata masih cukup tinggi, meskipun kondisi pasar secara umum sedang lesu.

Ketahanan sektor RWA menarik perhatian pelaku pasar, terutama para investor besar (whale) dan pemilik modal institusional yang mencari aset kripto yang lebih tahan banting.

Baca Juga: Tiga Strategi Trading Kripto yang Wajib Diketahui Trader di Tengah Volatilitas Pasar

Di tengah turunnya mayoritas altcoin, sejumlah token RWA justru mencatatkan penguatan harga signifikan dan lonjakan aktivitas transaksi.

Hal ini mengindikasikan bahwa ada narasi baru yang sedang terbentuk di ekosistem kripto, yakni transformasi aset riil menjadi bentuk digital yang dapat diperdagangkan secara on-chain.

Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (25/7/2025), salah satu proyek yang mencuri perhatian adalah Maple Finance dengan token utamanya SYRUP. Maple Finance merupakan protokol pinjaman berbasis DeFi yang memungkinkan institusi terpercaya untuk meminjam aset kripto tanpa jaminan.

Dengan fokus pada penggunaan dunia nyata, proyek ini menjadi menarik bagi lembaga keuangan yang mulai melirik kredit on-chain sebagai alternatif pembiayaan.

Dalam sepekan terakhir, harga token SYRUP melonjak 31%, termasuk kenaikan 25% hanya dalam waktu 24 jam. Kenaikan ini didukung oleh lonjakan kepemilikan investor besar yang naik lebih dari 26%, dengan total kepemilikan mencapai hampir 12 juta SYRUP.

Selain itu, penurunan saldo di bursa kripto sebesar 16% menunjukkan bahwa tekanan jual sedang melemah, memberikan ruang bagi penguatan harga lebih lanjut.

Baca Juga: Pemerintah Revisi Pajak Kripto untuk Maksimalkan Penerimaan Negara

Dari sisi teknikal, SYRUP telah berhasil menembus level resistance penting pada USD0,57 dan saat ini diperdagangkan mendekati USD0,60. Jika harga mampu melewati level resistance berikutnya di USD0,65, maka potensi reli lanjutan menuju USD0,74 terbuka lebar. Namun, jika harga turun kembali di bawah USD0,55, sentimen positif dapat berbalik arah.

Token RWA lainnya yang turut mencatatkan kinerja impresif adalah Zebec Network (ZBCN). Proyek ini merupakan platform pembayaran berbasis blockchain Solana yang memungkinkan aliran kas secara real-time, menjadikannya solusi ideal untuk kebutuhan penggajian, langganan, dan transaksi berulang lainnya.

Keunikan fungsi ini membuatnya menarik di tengah meningkatnya kebutuhan akan sistem pembayaran digital terdesentralisasi.

Dalam sepekan terakhir, ZBCN mencatatkan lonjakan harga sebesar 44,3%, sementara dalam 24 jam terakhir kenaikannya mencapai 11,5%. Dari segi fundamental, peningkatan ini didorong oleh tren akumulasi dari investor besar.

Data menunjukkan bahwa kepemilikan whale naik 1,52%, sementara investor institusional (smart money) menambah porsi mereka sebesar 7,84%. Saldo di bursa juga menurun, yang memperkuat asumsi bahwa tekanan jual sedang surut.

Secara teknis, harga ZBCN telah menembus zona resistance dan saat ini diperdagangkan di kisaran USD0,0042. Apabila mampu melewati resistance Fibonacci berikutnya di USD0,00478, maka target jangka pendek menuju US$0,0055 hingga USD0,0063 dapat tercapai.

Namun, jika harga gagal mempertahankan posisi di atas USD0,0038, potensi koreksi ke level USD0,0023 tetap terbuka.

Sementara itu, OriginTrail (TRAC) menjadi token ketiga dari sektor RWA yang menunjukkan kekuatan di tengah pasar kripto yang melemah. OriginTrail adalah proyek Web3 yang menggabungkan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan transparansi dalam rantai pasokan. Fokus utama proyek ini adalah pada sektor-sektor vital seperti farmasi, logistik, dan barang mewah.

Meskipun kenaikan harga TRAC hanya 2,1% dalam satu hari terakhir, peningkatan kepemilikan dari investor besar menjadi indikator penting. Kepemilikan whale TRAC melonjak hingga 323% dalam sepekan terakhir, sementara saldo di bursa turun sebesar 4,24%.

Ini menunjukkan adanya tekanan beli yang signifikan, sekaligus penurunan potensi aksi jual dalam waktu dekat.

TRAC saat ini diperdagangkan di sekitar USD0,50 setelah berhasil menembus resistance USD0,48. Jika harga mampu melewati level penting USD0,53, maka target teknikal berikutnya berada di USD0,69 berdasarkan proyeksi ekstensi Fibonacci.

Namun, jika harga terkoreksi dan kembali di bawah USD0,48, maka zona support di kisaran USD0,44 hingga USD0,41 kemungkinan besar akan diuji ulang.

Kinerja tiga token RWA ini menunjukkan bahwa sektor aset dunia nyata masih memiliki daya tarik tersendiri bagi investor di tengah gejolak pasar kripto yang volatil.

Selain itu, munculnya adopsi dari institusi dan peningkatan aktivitas whale menjadi sinyal kuat bahwa RWA bisa menjadi narasi dominan dalam siklus pasar kripto selanjutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Andi Syafriadi