OJK Perkuat Budaya Integritas, Raih Skor Tinggi dalam SPI 2024 KPK

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat budaya integritas dan mencegah praktik korupsi di lingkungan lembaga. Hal ini tercermin dari langkah-langkah konkret yang telah diambil OJK menindaklanjuti rekomendasi hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, mengungkapkan bahwa OJK terus berinovasi dan melakukan upaya berkelanjutan untuk menjaga integritas organisasi. Hasilnya, OJK meraih skor 84,87 dalam SPI 2024, naik dari skor tahun sebelumnya sebesar 83,26.
Capaian ini menempatkan OJK di peringkat kedua nasional untuk kategori Kementerian/Lembaga Tipe Besar dan peringkat kesembilan secara keseluruhan dari seluruh peserta SPI 2024.
Baca Juga: OJK Dukung Insentif Ekonomi, Fokus Perluas Pembiayaan dan Akses Investasi
“Angka ini juga lebih tinggi dari rata-rata nasional untuk kategori Kementerian, Lembaga, maupun Pemerintah Daerah,” kata Sophia dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RKDB) Mei 2025, Senin (2/6/2025).
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, OJK telah melakukan pembaruan terhadap ketentuan tata tertib dan kode etik pegawai. Ketentuan tersebut ditegakkan secara konsisten, termasuk melalui sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) yang dimiliki OJK.
Laporan yang masuk ditangani secara adil oleh tim internal dengan berlandaskan bukti (evidence-based) dan keputusan diambil oleh Komite Etik.
OJK juga menjadikan nilai SPI sebagai indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) yang melekat dalam evaluasi internal, sebagai bentuk keseriusan lembaga dalam menjadikan integritas sebagai prioritas utama. Langkah ini mendapat apresiasi dari KPK sebagai praktik baik dalam penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Baca Juga: OJK Tekankan Pentingnya Nilai Pancasila dalam Pengawasan Jasa Keuangan
“Langkah konkret lainnya yang kami lakukan adalah sosialisasi secara berkelanjutan, baik ke internal maupun eksternal, agar ada pemahaman yang sama mengenai nilai-nilai integritas dan batasan perilaku yang dapat dan tidak dapat dilakukan,” lanjut Sophia.
Dalam semangat continuous improvement, OJK juga berencana menyelenggarakan forum diskusi khusus terkait SPI. Forum ini akan menjadi ruang berbagi praktik terbaik (lesson learned) dari berbagai institusi yang telah berhasil menerapkan budaya integritas secara efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









