IHSG Menghijau Tiga Hari Beruntun, Sektor Energi Jadi Penopang
Hefriday | 22 April 2025, 21:10 WIB

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (22/4/2025). IHSG tercatat naik tajam sebesar 92,29 poin atau 1,43% ke level 6.538,2.
Kenaikan ini memperpanjang tren positif selama tiga hari berturut-turut, di tengah dorongan kuat dari sentimen domestik dan penguatan mayoritas sektor saham.
Kenaikan IHSG turut didukung oleh lonjakan harga empat saham yang mencapai batas auto rejection atas (ARA), yaitu PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV), PT Natura City Developments Tbk (CITY), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ).
Keempat saham tersebut menjadi top gainers hari ini, dengan kenaikan harga di atas 24% dalam satu hari perdagangan.
Berdasarkan data RTI, sebanyak 371 saham mengalami kenaikan harga, sementara 220 saham melemah dan 210 lainnya stagnan. Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp 9,74 triliun. Volume perdagangan mencapai 17,56 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.090.152 kali.
Sektor energi menjadi pendorong utama penguatan IHSG dengan lonjakan sebesar 3,3%. Sektor ini mendapatkan dorongan dari naiknya harga energi global serta kinerja emiten yang membaik. Disusul sektor barang baku yang tumbuh 3,2%, transportasi 1,2%, infrastruktur 1,1%, dan properti 1,1%.
Meski mayoritas sektor mengalami kenaikan, terdapat tiga sektor yang mengalami pelemahan. Sektor barang konsumsi primer turun sebesar 1,2%, diikuti oleh sektor teknologi yang melemah 0,4% dan sektor kesehatan yang terkoreksi 0,3%. Tekanan di sektor konsumsi primer diduga dipicu oleh aksi ambil untung investor usai reli pekan sebelumnya.
Kinerja positif IHSG hari ini juga sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia yang mayoritas ditutup di zona hijau. Indeks Shanghai Composite di Tiongkok naik 0,2%, Straits Times di Singapura menguat 0,9%, dan Hang Seng di Hong Kong yang sedang libur tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,7%. Sementara itu, indeks Nikkei di Jepang melemah tipis sebesar 0,1%.
Empat saham yang membentur ARA menjadi sorotan investor karena mencatatkan lonjakan signifikan dalam sehari. Saham NETV naik 34,7% menjadi Rp 190, sementara CITY menguat 34,1% menjadi Rp 106. Di sisi lain, INDY melonjak 24,8% menjadi Rp 1.405 dan DAAZ meroket 24,7% ke posisi Rp 4.280.
Diktip dari riset Pilarmas Investindo Sekuritas, sentimen positif terhadap neraca perdagangan Indonesia turut memperkuat keyakinan pasar.
"Surplus perdagangan yang berkelanjutan dinilai mampu memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional, terutama dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan daya beli masyarakat," tulis riset tersebut, dikutip Selasa (22/4/2025).
Bank Indonesia (BI) turut memberikan pandangan bahwa surplus neraca perdagangan dapat menjadi bantalan penting bagi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Stabilitas eksternal yang lebih baik menjadi daya tarik tersendiri bagi investor, terutama investor asing yang kembali mencatatkan arus masuk ke pasar modal domestik.
Dengan tren penguatan yang masih berlanjut, pelaku pasar disarankan tetap mencermati perkembangan sentimen global, termasuk arah kebijakan suku bunga The Fed, harga komoditas, serta perkembangan geopolitik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










