Akurat

5 Pendapatan Pasif Terbaik Versi Robert Kiyosaki di 2025

M. Rahman | 22 April 2025, 11:50 WIB
5 Pendapatan Pasif Terbaik Versi Robert Kiyosaki di 2025

AKURAT.CO Robert Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad melihat ada 5 jenis aset penghasil arus kas pasif yang paling prospektif di tahun 2025 ini.

Pendapatan pasif merupakan inti dari filosofi kekayaan Kiyosaki. Berbeda dengan pendapatan aktif yang membutuhkan waktu dan tenaga terus-menerus, pendapatan pasif tetap mengalir meskipun Anda tidak sedang bekerja secara aktif.

Gagasan ini menjadi dasar dari konsep Kiyosaki untuk keluar dari “perlombaan tikus” dan mencapai kemandirian finansial sejati. Dengan berfokus pada enam kelas aset ini, Anda dapat membentuk portofolio yang beragam dan mampu menghasilkan pendapatan terus-menerus sepanjang waktu.

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (22/4/2025), berikut 5 jenis aset cash flow pasif 2025 menurut Robert Kiyosaki.

1. Properti: Fondasi Utama Kekayaan Pasif

Investasi properti telah lama menjadi andalan Robert Kiyosaki, dan hal ini bukan tanpa alasan. Properti menawarkan berbagai cara untuk menghasilkan pendapatan pasif serta peluang peningkatan nilai dalam jangka panjang.

Baca Juga: Passive Income Sebaiknya dari Properti atau Obligasi?

Kiyosaki kerap menyoroti potensi properti sewaan dalam menciptakan arus kas (cash flow) yang stabil. Dengan membeli properti dan menyewakannya, Anda bisa memperoleh penghasilan bulanan yang tidak hanya mencakup cicilan dan biaya operasional, tetapi juga berpotensi menghasilkan keuntungan.

Kiyosaki juga menganjurkan untuk mempertimbangkan properti komersial seperti gedung perkantoran, ruang ritel, dan kawasan industri. Meski biasanya membutuhkan modal awal yang lebih besar, jenis properti ini bisa memberikan pendapatan yang stabil dan signifikan.

Kiyosaki menyarankan untuk memilih properti yang sudah menghasilkan arus kas positif sejak awal. Ia juga menekankan pentingnya menggunakan dana dari pihak lain, seperti pinjaman atau hipotek, guna memungkinkan pengendalian aset yang lebih besar dengan modal awal yang lebih kecil.

2. Dividen Saham: Menghasilkan Saat Anda Tidur

Saham dividen merupakan elemen penting lainnya dalam strategi pendapatan pasif Robert Kiyosaki. Saham jenis ini memberikan sebagian laba perusahaan kepada para pemegang saham.

Kiyosaki lebih menyukai saham dividen dibandingkan saham pertumbuhan karena memberikan aliran pendapatan yang konsisten sekaligus peluang kenaikan nilai aset. Dia menyarankan untuk fokus pada dividend aristocrats, yaitu perusahaan yang telah meningkatkan pembayaran dividen selama minimal 25 tahun berturut-turut.

Perusahaan-perusahaan ini biasanya memiliki model bisnis yang stabil dan menguntungkan, serta menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengembalian bagi investor. Ia juga menganjurkan reinvestasi dividen untuk mempercepat pertumbuhan kekayaan dalam jangka panjang melalui efek compounding.

Beberapa investor yang sudah punya jam terbang tinggi bahkan memilih strategu yang dinamakan covered call. Ini merupakan strategi perdagangan opsi dimana investor menjual opsi beli (call option) pada saham yang sudah mereka miliki. 

Dengan melakukan ini, investor bertujuan untuk mendapatkan pendapatan tambahan dari premi yang diterima dari penjualan opsi tersebut. Strategi ini memberikan pengembalian terbatas dan risiko terbatas, karena investor "terlindungi" jika harga saham naik dan opsi beli berakhir dengan harga yang menguntungkan. 

3. Kepemilikan Bisnis: Menciptakan Sistem Penghasil Uang

Memiliki bisnis yang dapat berjalan tanpa keterlibatan langsung secara terus-menerus merupakan salah satu jalur menuju pendapatan pasif yang sangat dianjurkan oleh Robert Kiyosaki. Kuncinya adalah membangun sistem dan tim yang memungkinkan operasional bisnis tetap lancar tanpa harus bergantung pada kehadiran Anda setiap hari.

Bisnis ini bisa dimulai dari nol atau melalui investasi pada bisnis yang sudah ada. Tujuannya adalah mencapai posisi di mana Anda bekerja untuk mengembangkan perusahaan, bukan terlibat dalam operasional harian. Contoh bisnis yang dapat menghasilkan pendapatan pasif antara lain toko online, layanan berbasis langganan, atau waralaba.

Kiyosaki juga menekankan pentingnya membentuk tim yang solid dan menerapkan proses kerja yang efisien. Ini bisa dilakukan dengan merekrut manajer yang kompeten, mengotomatiskan tugas-tugas rutin, atau outsourching.

4. Kekayaan Intelektual: Monetisasi Kreativitas Anda

Robert Kiyosaki secara pribadi telah memanfaatkan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) sebagai aset yang sangat kuat dan memberikan dampak besar bagi keuangannya.

Aset dalam kategori ini mencakup buku, paten, kursus, perangkat lunak, dan karya kreatif lainnya yang dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan melalui royalti atau biaya lisensi.

Kesuksesan Kiyosaki lewat seri buku “Rich Dad” dan permainan “Cash Flow” menjadi bukti nyata potensi besar dari kekayaan intelektual. Setelah dikembangkan, aset-aset seperti ini bisa terus menghasilkan penghasilan selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, dengan upaya tambahan yang minimal.

Untuk menciptakan kekayaan intelektual sendiri, mulailah mengenali bidang keahlian atau minat Anda. Ini bisa diwujudkan dalam bentuk menulis buku, membuat kursus online, atau mengembangkan aplikasi perangkat lunak. Kuncinya adalah menciptakan sesuatu yang bernilai dan mudah direplikasi tanpa keterlibatan langsung Anda.

5. Aset Kertas: Instrumen Keuangan yang Mengalirkan Uang

Istilah “aset kertas” yang digunakan oleh Robert Kiyosaki merujuk pada instrumen keuangan yang mencerminkan kepemilikan atau utang. Kategori ini mencakup obligasi, surat utang, dan berbagai sekuritas lainnya yang dapat memberikan aliran pendapatan secara rutin.

Sebagai contoh, obligasi memberikan bunga secara berkala kepada pemegangnya dan bisa menjadi sumber pendapatan yang relatif stabil. Jenis-jenisnya meliputi obligasi korporasi, obligasi daerah (municipal), serta surat utang negara. Aset kertas lainnya juga bisa mencakup catatan pinjaman dari platform peer-to-peer lending atau produk asuransi tertentu.

Kiyosaki menekankan pentingnya edukasi keuangan dalam berinvestasi pada aset-aset ini. Memahami risiko serta potensi imbal hasil dari tiap instrumen sangatlah penting. Ia menyarankan untuk mempelajari berbagai produk keuangan dan bagaimana masing-masing bisa mendukung strategi pendapatan pasif secara menyeluruh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa