Akurat

Menag: Tingkat Kerukunan Umat Beragama Indonesia Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Moehamad Dheny Permana | 1 Maret 2026, 06:02 WIB
Menag: Tingkat Kerukunan Umat Beragama Indonesia Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan para pemuka lintas agama dalam acara puncak Imlek Festival. (Akurat.co/Moehamad Dheny Permana)

AKURAT.CO Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa tingkat kerukunan antarumat beragama di Indonesia saat ini berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah.

"Tahun 2025 tercatat dalam indeks bahwa tingkat kerukunan (umat beragama) Indonesia sepanjang sejarah bangsa mencapai puncaknya," kata Nasaruddin dalam puncak Imlek Festival 2577 bertajuk Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, capaian tersebut terasa semakin bermakna karena perayaan Imlek tahun ini berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan.

Baca Juga: Klaim Israel: Ali Khamenei Tewas, Iran Angkat Bicara

"Lentera-lentera merah Imlek yang bercahaya, parade budaya, pasar UKM, serta berbagai pertunjukan akulturasi yang kita saksikan hari ini menjadi simbol indah bagaimana dua tradisi besar ini, Imlek dan Ramadan, dapat saling melengkapi dalam semangat kebersamaan. Di Indonesia yang kita cintai ini, Imlek telah menjadi bagian daripada kekayaan budaya dan bangsa," ucapnya.

Dia pun menekankan bahwa keberagaman bukan lah faktor pemisah, melainkan kekuatan yang mempersatukan bangsa. Festival yang diselenggarakan oleh pemerintah ini merupakan sebagai wujud nyata kehadiran negara, dalam merawat harmoni sosial dan memperkuat persaudaraan antarwarga.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perayaan Imlek sebagai momentum refleksi nilai-nilai kebajikan, rasa syukur, serta harapan akan masa depan yang lebih adil dan setara.

Baca Juga: Dugaan Asusila di Taman Kota Cawang, Pramono Terjunkan Satpol PP Perketat Pengawasan

"Semoga menjadi momentum untuk semakin memperarat persatuan dan keadilan sosial, sehingga tidak ada lagi kemiskinan dan ketimpangan yang memisahkan kita, serta saling berbagi rezeki," ujarnya.

Menutup sambutannya, Nasaruddin mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 kepada masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia.

"Semoga cahaya lentera Imlek terus menyala sebagai simbol harapan, keberuntungan, dan kebahagiaan sekaligus menyatu dengan cahaya iman di bulan Ramadan," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.