Bagaimana Cara Beli dan Jual Emas Antam di Pegadaian? Ini Panduan Lengkap untuk Pemula

AKURAT.CO Sering muncul pertanyaan bagi pemula yang ingin investasi emas, bagaimana cara beli dan jual emas Antam di Pegadaian?
Dilansir dari situs Pegadaian, Sabtu (19/4/2025), berikut penjelasan mengenai cara beli dan jual emas antam di Pegadaian.
Panduan Membeli Emas Antam di Pegadaian
1. Tentukan Tujuan Investasi Sejak Awal
Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Terbaru 18 April 2025: Semakin Meningkat!
Sebelum membeli emas, pastikan kamu sudah memiliki tujuan yang jelas. Apakah untuk dana pendidikan, tabungan masa depan, atau kebutuhan lainnya.
Dengan tujuan yang terukur, kamu jadi lebih mudah menentukan berapa gram emas yang harus dikumpulkan dalam periode waktu tertentu.
2. Pilih Emas dengan Kadar Kemurnian Tinggi
Emas Antam hadir dalam kadar kemurnian 24 karat yang artinya hampir 100% murni tanpa campuran logam lain. Jenis ini lebih disarankan karena nilai jualnya cenderung tinggi.
3. Beli Emas di Tempat Terpercaya
Baca Juga: Harga Emas Antam Logam Mulia Terus Naik, Ini Sejarah Naiknya Harga Emas di Masa Kekhalifahan Islam
Pegadaian merupakan salah satu tempat paling aman dan resmi untuk membeli emas batangan.
Di sini, kamu bisa membeli emas secara tunai maupun cicilan melalui fitur Cicil Emas. Menariknya, harga cicilan tetap sejak awal, jadi kamu tak perlu khawatir kenaikan harga emas di tengah masa pembayaran.
4. Tentukan Ukuran Emas yang Sesuai Kebutuhan
Pegadaian menyediakan berbagai pilihan berat emas, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
Jika kamu butuh fleksibilitas saat menjual, beli dalam ukuran kecil. Namun, untuk investasi jangka panjang, lebih baik membeli dalam jumlah besar karena lebih ekonomis.
5. Siapkan Tempat Penyimpanan yang Aman
Menyimpan emas batangan memerlukan perhatian ekstra. Kamu bisa menyimpannya di rumah dengan brankas, atau menggunakan layanan seperti Safe Deposit Box milik Pegadaian.
Ada juga layanan Titipan Emas yang mempermudah kamu sekaligus membuka peluang gadai jika butuh dana cepat.
Baca Juga: Harga Emas Antam Logam Mulia Terus Naik Tinggi? Ini Tips Investasi Emas dalam Islam
6. Bandingkan Harga dari Beberapa Produsen
Pegadaian menjual emas batangan dari Antam, UBS, dan Galeri 24. Setiap produsen menawarkan harga berbeda, jadi pastikan kamu membandingkan terlebih dahulu agar mendapatkan harga terbaik.
7. Beli Saat Harga Turun
Strategi paling sederhana namun efektif adalah membeli emas ketika harga sedang turun. Kamu bisa memantau harga emas harian melalui aplikasi Pegadaian Digital agar tak ketinggalan momen terbaik.
Cara Menjual Emas Antam di Pegadaian
Setelah mengumpulkan emas dan ingin menjualnya, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar kamu mendapatkan keuntungan optimal:
1. Pantau Harga Emas Secara Rutin
Karena harga emas berfluktuasi setiap hari, menjual emas di saat harga naik tentu akan memberikan keuntungan lebih besar.
Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Terbaru 16 April 2025: Turun Lagi, Borong Sekarang Juga!
2. Jual Setelah Memegang Emas Cukup Lama
Untuk hasil maksimal, disarankan menjual emas setelah minimal 5 tahun. Investasi emas memang cocok untuk jangka panjang.
3. Pastikan Kadar dan Kondisi Emas
Emas dengan kadar tinggi seperti 24 karat akan memiliki nilai jual yang lebih baik. Sertakan juga sertifikat asli saat menjual agar proses transaksi lebih cepat dan nilai emas tetap tinggi.
4. Gunakan Fasilitas Buyback di Pegadaian
Pegadaian menyediakan layanan pembelian kembali (buyback) emas yang sebelumnya dibeli di tempat yang sama.
Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Terbaru 13 April 2025: Kompak Naik Tajam Rp1.964.000 per Gram
Kamu cukup datang ke outlet terdekat dengan membawa KTP dan sertifikat emas.
Setelah diperiksa, uang hasil penjualan akan langsung ditransfer ke rekening atau diberikan tunai.
Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa mulai investasi emas Antam di Pegadaian secara aman dan terencana.
Manfaatkan fasilitas digital dan layanan resmi Pegadaian untuk membuat perjalanan investasimu lebih mudah dan menguntungkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









