Mengenal Shiba Inu (SHIB), Dari Meme Coin hingga Fenomena di Pasar Kripto

AKURAT.CO Jika kamu menganggap Shiba Inu (SHIB) adalah sebuah saham, kamu sangat salah. Shiba Inu (SHIB) bukanlah saham, melainkan aset kripto berbasis blockchain yang masuk dalam kategori meme coin.
Dikutip dari berbagai laman Crypto, Minggu (16/3/2025), Koin ini pertama kali diluncurkan pada Agustus 2020 oleh seseorang dengan nama samaran Ryoshi. Terinspirasi dari kesuksesan Dogecoin (DOGE), Shiba Inu dibuat sebagai eksperimen dalam membangun komunitas kripto yang terdesentralisasi.
Tidak seperti Bitcoin atau Ethereum yang memiliki fondasi teknologi kuat, SHIB awalnya lebih dikenal sebagai koin berbasis komunitas. Namun, popularitasnya meningkat pesat berkat dukungan dari komunitas besar serta pengaruh media sosial.
Baca Juga: Analisa Potensi Keuntungan Manta dan Shiba Inu, Kripto Mana yang Paling Cuan?
Tahun 2021 menjadi titik balik bagi SHIB. Ketika pasar kripto mengalami lonjakan besar, SHIB berhasil menarik perhatian investor ritel, terutama karena harganya yang sangat murah. Keunikan SHIB sebagai "Dogecoin killer" juga membuatnya semakin populer.
Salah satu momen yang membuat SHIB viral adalah ketika pendirinya mengirim setengah total suplai koin kepada Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum. Buterin kemudian mendonasikan sebagian besar SHIB yang ia terima untuk amal, yang semakin meningkatkan eksposur koin ini.
Saat ini, SHIB tetap menjadi salah satu aset kripto yang banyak diperdagangkan. Dukungan komunitas yang besar, serta proyek-proyek baru seperti ekosistem ShibaSwap dan pengembangan jaringan layer-2 Shibarium, membuat SHIB lebih dari sekadar meme coin.
Namun, layaknya aset kripto lainnya, harga SHIB sangat fluktuatif. Pergerakannya sering kali dipengaruhi oleh tren pasar, sentimen komunitas, serta pernyataan dari tokoh-tokoh berpengaruh seperti Elon Musk.
Apakah SHIB Masih Layak untuk Investasi di Masa Depan?
Meskipun SHIB memiliki komunitas yang kuat, penting bagi investor untuk memahami risiko yang ada. Nilai SHIB bisa naik drastis dalam waktu singkat, tetapi juga bisa anjlok dengan cepat. Oleh karena itu, investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.
Baca Juga: Tekanan Ekonomi AS Bikin Kripto Anjlok, Kapitalisasi Pasar Turun Drastis
Di masa depan, perkembangan proyek seperti Shibarium dan adopsi lebih luas dalam dunia kripto bisa menjadi faktor utama yang menentukan kelangsungan SHIB.
Jika berhasil membangun ekosistem yang solid, SHIB mungkin akan tetap menjadi bagian dari tren kripto global.
Sebaliknya, jika hanya bergantung pada hype tanpa inovasi nyata, SHIB bisa kehilangan daya tariknya. Bagi investor yang ingin mencoba peruntungan di pasar kripto, SHIB bisa menjadi opsi menarik, tetapi tetap dengan prinsip kehati-hatian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









