Stop Boros! 7 Barang yang Tidak Perlu Dibeli Kelas Menengah Ala Warren Buffett

AKURAT.CO Siapa sih yang nggak kenal Warren Buffett? Salah satu investor legendaris terkenal yang bukan cuma karena kekayaannya, tapi juga gaya hidupnya yang super sederhana.
Padahal, jika ditelaah lebih lanjut, meski hartanya sudah tak terhitung, tapi tetap saja dirinya jarang buang-buang duit untuk hal-hal yang tak penting.
Nah, kalau kamu merasa bagian dari kelas menengah yang penghasilan cukup-cukup saja, mungkin ada baiknya mulai mengikuti tips hemat ala Buffett.
Salah satu wejangan favorit dari Warren Buffett adalah soal barang-barang yang mending tidak usah sering-sering dibeli. Kenapa? Karena tanpa sadar, pengeluaran kecil-kecil tersebut bisa jadi penyebab kantong jebol.
Nah, ini dia 7 barang yang wajib stop dibeli versi Warren Buffett, biar finansial kamu makin sehat dikutip dari laman cermati.
1. Mobil Mewah dengan Cicilan Berat
Buffett pernah bilang, mobil itu hanyalah alat transportasi. Tidak perlu tiap tahun ganti mobil baru apalagi yang harganya selangit. Namun sayangnya, kebiasaan kelas menengah acap kali memaksakan beli mobil mewah.
Hal ini dilakukan hanya untuk sebuah validasi bahwasanya kehidupan kamu kelihatan keren, namun dibalik itu semua keuangan kamu semakin tipis. Padahal, begitu keluar showroom, nilainya langsung turun drastis, loh!
2. Gadget Terbaru Tiap Tahun
Beli HP baru tiap rilis model? Sebaiknya dipikir-pikir kembali. Memang, teknologi semakin berkembang cepat, namun tidak berarti harus terus upgrade.
Buffett sendiri tidak pernah malu memakai HP jadul bertahun-tahun. Selama masih berfungsi, kenapa tidak dipakai saja dahulu? Sedangkan uang buat gadget baru alangkah lebih baiknya dialihkan buat investasi.
3. Pakaian Branded yang Harganya Fantastis
Bukan berarti nggak boleh beli baju bagus, ya. Tapi, kalau tujuannya cuma biar kelihatan “wah” di Instagram, coba tahan dulu. Buffett sendiri tidak pernah terlihat sibuk pamer barang branded. Dirinya lebih baik beli pakaian yang nyaman, tahan lama, dan sesuai kebutuhan.
4. Kopi Kekinian Setiap Hari
Nah, ini nih penyakit kaum urban. Bayangkan saja, kalau sehari Rp50 ribu hanya untuk membeli sebuah kopi saja, sebulan udah Rp1,5 juta. Setahun?
Tentunya sudah bisa kamu liburan ke Bali. Buffett malah terkenal suka minuman simpel kayak Coke. Sesekali beli kopi mahal nggak masalah, asal jangan jadi rutinitas.
5. Langganan TV Kabel dan Streaming Berlebihan
Kelas menengah acap kali tidak sadar, langganan layanan hiburan bisa numpuk. TV kabel, Netflix, Disney+, Spotify, dan lain-lain. Pas dihitung-hitung, sebulan bisa keluar ratusan ribu sampai jutaan cuma buat nonton.
Buffett lebih suka baca buku daripada nonton terus, jadi hemat plus nambah ilmu!
6. Barang Diskonan yang tidak dibutuhkan
Diskon besar memang menggoda, tapi coba cek dulu, perlu atau tidak? Barang murah tetap aja jadi mahal kalau ujung-ujungnya cuma numpuk di lemari.
Buffett selalu menekankan pentingnya belanja sesuai kebutuhan, bukan keinginan sesaat.
7. Liburan Mewah yang Maksain Budget
Jalan-jalan itu perlu buat refreshing, tapi kalau harus ngutang demi staycation mewah, mending pikir ulang.
Buffett aja jarang pamer liburan fancy, padahal jelas mampu. Intinya, nikmati hidup sesuai kemampuan, bukan paksaan gaya hidup orang lain.
Kata Warren Buffett, jadi kaya itu bukan soal berapa banyak uang yang masuk, tapi seberapa pintar kita mengelola pengeluaran. Kelas menengah sering terjebak gengsi dan gaya hidup konsumtif yang justru bikin susah naik level finansial.
Oleh karena itu, coba deh cek kembali pengeluaranmu. Kalau masih ada tujuh barang di atas yang sering kamu beli cuma buat gaya-gayaan, mungkin ini waktunya stop.
Yuk, mulai hidup lebih bijak biar dompet aman, tabungan makin tebal, dan masa depan lebih cerah. Ingat, gaya hidup sederhana bukan berarti nggak keren. Justru itu langkah paling keren menuju kebebasan finansial ala Warren Buffett!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










