Ekonom PermataBank Taksir Likuditas Perbankan Tumbuh 8 Persen Usai Pemilu

AKURAT.CO Chief Economist PermataBank, Josua Pardade memproyeksikan peningkatan likuiditas sebesar 7-9% pasca pemilu.
Josua mengungkapkan proyeksi likuiditas yang meningkat pasca pemilu dan penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI).
"Likuiditas akan cenderung lebih nampak seperti itu, terutama dengan kedekatan pemilu dan penurunan suku bunga BI,” kata Josua dalam Public Expose Bank Permata di Jakarta, Kamis (7/3/2024).
Baca Juga: Hingga 15 Oktober 2021, BI Tambah Likuiditas Perbankan Sebesar Rp129,92 Triliun
Kemudian, ia menyoroti perkiraan ini sebagai hasil dari analisis menyeluruh terhadap kondisi ekonomi, dengan menekankan bahwa potensi pertumbuhan tersebut sejalan dengan kondisi likuiditas pasca pemilu dan penurunan suku bunga.
"Dengan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan sekitar 5-6%, kami memperkirakan likuiditas akan meningkat dalam kisaran 7-9%," tambahnya.
Selain itu, Josua juga menyoroti potensi pertumbuhan permintaan kredit, yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan. "Kami berharap pertumbuhan permintaan kredit akan mencapai 8-10%, didorong oleh optimisme pasca pemilu dan penurunan suku bunga BI," jelasnya.
Selain itu, Josua menekankan pentingnya meningkatnya optimisme untuk memicu ekspansi dan permintaan kredit. Dengan demikian, bank-bank diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk menyediakan likuiditas yang memadai guna mendukung pertumbuhan ekonomi pasca pemilu.
Diketahui, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Juda Agung sebelumnya mengatakan Dana Pihak Ketiga atau DPK tumbuh 5,8% di Januari dab terlihat menuju pertumbuhan normal di kisaran 7-8%.
Menurut Juda, relaksasi Giro Wajib Minimum atau GWM oleh BI sekitar 4% juga menambah likuditas, asal disalurkan kepada kredit yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya pelonggaran GWM, Juda meyebut ada gap sekitar Rp125 triliun yang belum termanfaatkan di sektor perbankan untuk disalurkan dalam bentuk kredit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 7Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 8Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









