Akurat

Waskita Karya Garap 4 Sekolah Rakyat Senilai Rp3,87 Triliun

Dedi Hidayat | 19 Januari 2026, 21:24 WIB
Waskita Karya Garap 4 Sekolah Rakyat Senilai Rp3,87 Triliun

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk. tengah mengerjakan empat proyek Sekolah Rakyat tahap II dengan total nilai kontrak sekitar Rp3,87 triliun.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita mengatakan, pihaknya bersyukur dapat dilibatkan dalam Pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari dari cita-cita Presiden Prabowo untuk menghapus kemiskinan ekstrem di dalam negeri. 

“Program ini juga menjadi prioritas pemerintah dalam memeratakan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia," kata Ermy dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

Salah satu SR yang tengah dikerjakan Perseroan terletak di Sulawesi Selatan (Sulsel) senilai Rp 1,23 triliun. Ermy menyebutkan, sekolah dibangun di lima kabupaten di Sulsel, mencakup Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng, dan Barru.

"Harapan kami fasilitas pendidikan ini dapat segera digunakan guna menciptakan para Sumber Daya Manusia (SDM) unggul calon pemimping bangsa," tambahnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Tahap II Dikebut, PU Targetkan Selesai Juni 2026

Berikutnya, lanjut dia, Waskita Karya mengerjakan SR di Jawa Timur (Jatim) senilai Rp1,16 triliun yang tersebar di Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, hingga Kota Surabaya. Seluruh bangunan itu akan diselesaikan dalam waktu delapan bulan.

Ermy menjelaskan, Perseroan membangun gedung sekolah dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Kemudian dilengkapi asrama siswa, asrama guru, kantin, sarana olahraga, sarana ibadah dan gedung serbaguna.

"Kami memastikan bangunan menggunakan material ramah lingkungan serta metode kerja yang memperhatikan keselamatan dan efisiensi. Langkah tersebut sejalan dengan prinsip konstruksi berkelanjutan yang mendukung komitmen ESG (Enviromental, Social, and Governance)," tutur Ermy.

SR selanjutnya yang dikerjakan Waskita Karya berada di Sumatra Selatan (Sumsel) dengan total nilai kontrak sebesar Rp719,5 miliar. Pembangunan sarana pendidikan itu dibangun di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, serta Empat Lawang.

Ada pula SR di Aceh senilai Rp757,05 miliar yang dibangun di Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, daan Kota Subulussalam. Penandatanganan kontraknya dilakukan pada Desember 2025 lalu di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta.

"Ke depannya, Waskita Karya akan terus mendukung upaya pemerintah menyejahterakan rakyat, salah satunya melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Kami siap terlibat lebih banyak dalam pengerjaan fasilitas pendidikan ini," pungkas Ermy.

Bagi Perseroan, kata dia, pembangunan SR bukan sekadar memenuhi tugas dari pemerintah, melainkan sebuah upaya mencerdaskan bangsa sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat. Seperti diketahui Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung dari presiden untuk memotong rantai kemiskinan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.