Akurat Logo

Trump Bentuk Tim Khusus AI, Ini Tugas Super Intelligence Force

Winna Wandayani | 5 Oktober 2026, 22:32 WIB
Trump Bentuk Tim Khusus AI, Ini Tugas Super Intelligence Force
Trump Bentuk Tim Khusus AI, Ini Tugas Super Intelligence Force (whitehouse.gov)

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membentuk tim khusus bernama 'Super Intelligence Force' untuk menangani perkembangan kecerdasan buatan (AI). Tim ini dipimpin Direktur Intelijen Nasional, Jay Clayton.

Tim tersebut akan melapor kepada Trump dan Kepala Staf Gedung Putih, Susie Wiles. Anggotanya juga mencakup Ketua Federal Trade Commission, Andrew Ferguson, dan Wakil Menteri Pertahanan, Emil Michael.

Trump mengatakan tim ini akan menghubungkan pemerintah dengan berbagai pihak terkait AI. Pihak tersebut mencakup konsumen, kelompok publik, organisasi keagamaan, hingga perusahaan AI.

"Pasukan Super Intelligence akan mengoordinasikan interaksi Pemerintah Federal dengan konsumen, kelompok kepentingan publik, organisasi keagamaan, penyedia infrastruktur kritis dan perusahaan Super Intelligence," tulis Trump di Truth Social, dikutip Senin (5/10/2026).

Berikut sejumlah tugas Super Intelligence Force:

1. Mengoordinasikan keterlibatan pemerintah dengan konsumen terkait perkembangan AI.

2. Berkomunikasi dengan kelompok kepentingan publik mengenai isu AI.

3. Melibatkan organisasi keagamaan dalam pembahasan mengenai teknologi AI.

4. Berkoordinasi dengan penyedia infrastruktur penting yang menggunakan atau terdampak AI.

5. Menjalin komunikasi dengan perusahaan pengembang teknologi AI.

6. Mengoordinasikan keterlibatan pemerintah dalam berbagai isu yang berkaitan dengan perkembangan AI.

Perdebatan soal kebijakan AI di AS semakin berkembang. Sejumlah pihak mendorong regulasi, sementara Trump memilih opsi pengaturan mandiri oleh industri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.