Cara Mengamankan Akun Media Sosial dari Phishing agar Tetap Aman dan Tidak Mudah Diretas

AKURAT.CO Di era digital seperti sekarang, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga tempat menyimpan banyak data pribadi yang bersifat sensitif.
Mulai dari foto, pesan pribadi, hingga informasi kontak sering kali tersimpan dalam satu akun.
Sayangnya, kondisi ini membuat akun media sosial rentan menjadi sasaran kejahatan siber, terutama phishing.
Baca Juga: 4 Ciri-ciri Phising Lewat File PDF Dan Cara Mengatasinya
Phishing merupakan metode penipuan yang dilakukan dengan cara mengelabui pengguna agar memberikan informasi penting seperti kata sandi, kode OTP, atau data pribadi lainnya.
Pelaku biasanya menyamar sebagai pihak resmi melalui pesan, email, atau tautan palsu.
Jika tidak berhati-hati, akun media sosial dapat dengan mudah diambil alih dan disalahgunakan.
Untuk mencegah hal tersebut, setiap pengguna perlu memahami langkah-langkah pengamanan akun secara menyeluruh.
Berikut adalah cara mengamankan akun media sosial dari phishing yang bisa diterapkan agar akun tetap aman dan terlindungi.
1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
Langkah paling dasar untuk mengamankan akun media sosial adalah menggunakan kata sandi yang kuat dan unik.
Kombinasikan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol agar kata sandi sulit ditebak.
Hindari menggunakan satu kata sandi untuk banyak akun karena jika satu akun bocor, akun lainnya juga berisiko diretas.
2. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Factor Authentication)
Verifikasi dua langkah memberikan lapisan keamanan tambahan selain kata sandi.
Dengan fitur ini, setiap upaya login akan memerlukan kode verifikasi tambahan yang dikirim melalui SMS, email, atau aplikasi autentikator.
Cara ini sangat efektif untuk mencegah peretas masuk meskipun mengetahui kata sandi Anda.
3. Waspada terhadap Tautan dan Pesan Mencurigakan
Salah satu ciri phishing adalah adanya pesan yang mendesak pengguna untuk segera mengklik tautan tertentu.
Jangan mudah percaya pada pesan yang meminta login ulang, verifikasi akun, atau mengklaim adanya pelanggaran.
Selalu periksa alamat tautan dengan teliti dan pastikan berasal dari situs resmi.
4. Batasi Informasi Pribadi di Media Sosial
Semakin banyak informasi pribadi yang dibagikan, semakin besar peluang data tersebut disalahgunakan.
Hindari membagikan alamat rumah, nomor telepon, tanggal lahir, atau data penting lainnya secara publik. Gunakan pengaturan privasi agar informasi hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.
5. Hindari Login di Perangkat dan Jaringan Umum
Login akun media sosial di komputer umum atau jaringan WiFi publik sangat berisiko.
Jika terpaksa menggunakannya, pastikan selalu logout setelah selesai dan hindari menyimpan kata sandi. Menggunakan VPN juga dapat membantu meningkatkan keamanan koneksi internet.
Baca Juga: Bareskrim Bongkar Sindikat Penipuan Berkedok Link Phising, Kerugian Mencapai Rp12 Miliar
6. Rutin Memeriksa Aktivitas Akun
Periksa riwayat login akun secara berkala untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.
Jika menemukan perangkat atau lokasi yang tidak dikenali, segera ubah kata sandi dan keluarkan semua perangkat yang terhubung. Langkah cepat ini dapat mencegah peretasan lebih lanjut.
7. Perbarui Aplikasi dan Sistem Secara Berkala
Pembaruan aplikasi dan sistem operasi biasanya menyertakan perbaikan celah keamanan.
Dengan selalu menggunakan versi terbaru, risiko akun media sosial disusupi oleh peretas dapat diminimalkan.
Mengamankan akun media sosial dari phishing membutuhkan kewaspadaan dan kebiasaan digital yang baik.
Dengan menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan verifikasi dua langkah, berhati-hati terhadap tautan mencurigakan, serta menjaga privasi data pribadi, risiko akun diretas dapat ditekan secara signifikan.
Keamanan akun adalah tanggung jawab pengguna, sehingga penting untuk selalu waspada dan tidak lengah dalam aktivitas online sehari-hari.
Vania Tri Yuniar (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









