Akurat

Mengenal Situs Dark Web: Fakta Penting yang Perlu Diketahui Pengguna Awam

Eko Krisyanto | 1 Februari 2026, 21:37 WIB
Mengenal Situs Dark Web: Fakta Penting yang Perlu Diketahui Pengguna Awam

AKURAT.CO Internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Mulai dari mencari informasi, berkomunikasi, hingga bertransaksi, semuanya bisa dilakukan dengan mudah melalui mesin pencari seperti Google.

Namun, yang sering tidak disadari banyak orang adalah bahwa internet yang biasa digunakan hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan dunia maya.

Di balik internet yang tampak di permukaan, terdapat lapisan lain yang tidak bisa diakses sembarangan, salah satunya adalah dark web.

Istilah ini kerap dikaitkan dengan aktivitas ilegal, kejahatan siber, hingga hal-hal berbahaya. Lantas, apa sebenarnya dark web, bagaimana cara kerjanya, dan apa risikonya bagi pengguna awam?

Baca Juga: Mengenal Dark Web: Pengertian, Isi Tersembunyi yang Jarang Diketahui dan Seberapa Bahayanya?

Pengertian Dark Web

Dark web adalah bagian dari internet yang tidak terindeks oleh mesin pencari biasa dan tidak bisa diakses menggunakan browser umum seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox.

Untuk masuk ke dalamnya, diperlukan perangkat lunak khusus, salah satunya Tor Browser, yang dirancang untuk menyamarkan identitas dan aktivitas pengguna.

Berbeda dengan internet pada umumnya, situs-situs di dark web memiliki alamat khusus, biasanya berakhiran .onion. Sistem ini membuat aktivitas pengguna menjadi anonim karena data dienkripsi dan dialihkan melalui banyak server sebelum mencapai tujuan akhir.

Perbedaan Dark Web dan Deep Web

Banyak orang masih keliru menganggap dark web dan deep web sebagai hal yang sama, padahal keduanya berbeda.

Deep web adalah semua bagian internet yang tidak muncul di hasil pencarian, tetapi bersifat legal dan aman, seperti email, akun media sosial, internet banking, dan database pribadi. Sementara itu, dark web merupakan bagian kecil dari deep web yang sengaja disembunyikan dan membutuhkan akses khusus.

Singkatnya, deep web adalah internet tersembunyi yang sering digunakan sehari-hari, sedangkan dark web adalah area internet yang bersifat anonim dan berisiko tinggi.

Bagaimana Cara Kerja Dark Web

Dark web bekerja dengan memanfaatkan teknologi jaringan anonim, salah satunya The Onion Router (Tor).

Teknologi ini mengacak lalu lintas data dengan melewatkannya ke berbagai server secara berlapis-lapis, sehingga alamat IP dan identitas pengguna sulit dilacak.

Karena sistem ini, baik pemilik situs maupun pengunjung dapat saling berinteraksi tanpa mengetahui identitas satu sama lain. Inilah yang membuat dark web sering digunakan oleh pihak-pihak yang ingin menyembunyikan aktivitasnya.

Fungsi dan Kegunaan Dark Web

Meski sering berkonotasi negatif, dark web tidak sepenuhnya digunakan untuk hal buruk. Beberapa fungsi dark web antara lain:

1. Menyediakan ruang aman bagi jurnalis, aktivis, atau whistleblower untuk berkomunikasi tanpa takut identitasnya terbongkar. 

2. Melindungi kebebasan berekspresi di negara dengan pembatasan internet yang ketat. 

3. Digunakan dalam riset keamanan siber untuk memantau potensi ancaman digital. 

Namun, fungsi positif ini hanya dimanfaatkan oleh sebagian kecil pengguna dengan tujuan tertentu.

Bahaya Dark Web bagi Pengguna Awam

Bagi pengguna awam, dark web menyimpan banyak risiko serius. Berikut beberapa bahaya yang perlu diwaspadai.

Berikut adalah risiko dan bahaya dark web yang paling sering ditemui:

1. Konten ilegal, seperti perdagangan narkoba, senjata, hingga data curian. 

2. Malware dan virus, yang dapat merusak perangkat atau mencuri data pribadi. 

3. Penipuan online, karena transaksi dilakukan secara anonim dan sulit dilacak. 

4. Risiko hukum, karena tanpa sadar pengguna bisa terlibat aktivitas melanggar hukum

Kurangnya pengalaman dan pengetahuan membuat pengguna awam sangat rentan terhadap ancaman tersebut.

Baca Juga: Jangan Sembarangan! Ini Risiko Mengakses Situs Dark Web yang Wajib Diwaspadai

Apakah Mengakses Dark Web Itu Ilegal?

Secara umum, mengakses dark web tidak selalu ilegal. Namun, aktivitas yang dilakukan di dalamnya bisa menjadi ilegal tergantung hukum yang berlaku.

Mengunjungi atau terlibat dalam transaksi terlarang tetap dapat berujung pada masalah hukum, meskipun dilakukan secara anonim.

Oleh karena itu, memahami batasan hukum dan risiko yang ada sangat penting sebelum mencoba mengaksesnya.

Perlukah Pengguna Awam Mengakses Dark Web?

Untuk kebutuhan sehari-hari, pengguna awam tidak perlu mengakses dark web.

Internet biasa sudah cukup untuk mencari informasi, hiburan, dan komunikasi.

Tanpa pengetahuan teknis yang memadai, menjelajahi dark web justru dapat membahayakan keamanan data dan perangkat.

Menjaga keamanan digital dengan menggunakan antivirus, tidak mengklik tautan mencurigakan, serta melindungi data pribadi adalah langkah terbaik bagi pengguna internet pada umumnya.

Dark web adalah bagian tersembunyi dari internet yang menawarkan anonimitas tinggi dan hanya bisa diakses dengan perangkat khusus.

Meski memiliki beberapa fungsi positif, dark web juga dipenuhi risiko seperti konten ilegal, penipuan, dan ancaman keamanan siber.

Bagi pengguna awam, memahami apa itu dark web sudah cukup tanpa harus mencobanya secara langsung.

Kesadaran dan literasi digital menjadi kunci utama agar tetap aman saat menggunakan internet di era modern.

Vania Tri Yuniar (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R