WhatsApp Tambah Fitur Keamanan Baru untuk Cegah Spyware

AKURAT.CO WhatsApp menghadirkan fitur keamanan baru untuk melindungi pengguna dari ancaman spyware dan eksploitasi file berbahaya. Pembaruan ini bekerja di balik layar tanpa mengubah cara pengguna berkomunikasi.
Lapisan keamanan terbaru difokuskan pada perlindungan foto, video dan dokumen yang dikirim melalui aplikasi. Tujuannya adalah mencegah file berbahaya yang dapat menyembunyikan malware masuk ke perangkat pengguna.
Fitur baru ini diberi nama 'Pengaturan Akun Ketat' dan dirilis secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Pengguna dapat mengaktifkannya melalui menu Pengaturan, lalu masuk ke Privasi dan opsi Lanjutan.
"Pengaturan akun yang ketat adalah fitur keamanan opsional bergaya penguncian yang, jika diaktifkan, mengurangi kerentanan Anda terhadap serangan siber dengan membatasi fungsionalitas," ujar Meta, dikutip dari TechCrunch, Jumat (30/1/2026).
Kebijakan ini muncul setelah ditemukannya celah keamanan di WhatsApp Android yang membuat file media berbahaya dapat diunduh otomatis dalam obrolan grup. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa file media sering menjadi sarana utama serangan siber.
Baca Juga: Apa Itu Spyware? Cara Menghapus dengan Aman
WhatsApp kemudian membangun ulang sistem pengolahan medianya menggunakan bahasa pemrograman Rust yang lebih aman dari sisi memori. Perubahan ini menggantikan sebagian besar kode lama yang sebelumnya menggunakan C++.
Pembaruan tersebut diterapkan pada berbagai platform, termasuk Android, iOS, aplikasi desktop, perangkat wearable dan web. Dengan sistem baru ini, risiko bug memori yang dapat dimanfaatkan peretas dapat ditekan.
Selain itu, WhatsApp menambahkan sistem pemeriksaan file internal bernama Kaleidoskop untuk mendeteksi format file mencurigakan. Sistem ini mampu mengenali file berisiko tinggi dan mencegahnya mengakses bagian perangkat yang sensitif.
Meski meningkatkan perlindungan, fitur baru ini tidak menjamin keamanan sepenuhnya dari semua ancaman digital. Namun, hal ini menunjukkan upaya Meta untuk memperkuat keamanan WhatsApp di tengah meningkatnya risiko serangan siber.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








