Cina Tahan Masuk Chip AI Nvidia H200 yang Sudah Disetujui AS

AKURAT.CO Pemerintah Cina dilaporkan menahan masuknya chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia H200 meski produk tersebut telah mendapat izin ekspor dari Amerika Serikat. Hal ini membuat sejumlah pemasok komponen Nvidia menghentikan produksi sementara.
Nvidia sendiri belum memberikan komentar resmi terkait kabar pemblokiran tersebut. Permintaan konfirmasi yang diajukan di luar jam kerja belum mendapat respons dari perusahaan.
Sebelumnya, Nvidia disebut menargetkan lebih dari satu juta pesanan chip H200 dari pelanggan di Cina. Para pemasok bahkan telah bekerja penuh waktu untuk menyiapkan pengiriman pada awal Maret.
Namun, otoritas bea cukai Cina dikabarkan memberi tahu agen pengiriman bahwa chip Nvidia H200 tidak diizinkan masuk ke negara tersebut. Kebijakan ini langsung memicu ketidakpastian di kalangan pelaku industri teknologi.
Selain itu, pejabat pemerintah Cina juga memanggil perusahaan teknologi domestik. Mereka diperingatkan agar tidak membeli chip asing kecuali dalam kondisi benar-benar diperlukan.
Dikutip dari Financial Times, Sabtu (24/1/2026), pemerintah belum menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Belum ada kejelasan apakah upaya ini bersifat larangan permanen atau hanya penangguhan sementara.
Chip Nvidia H200 merupakan prosesor AI terkuat kedua milik Nvidia dan menjadi isu sensitif dalam hubungan AS dan Cina. Permintaan dari perusahaan Cina sangat tinggi, tetapi sikap Beijing masih belum jelas.
Sebagian pihak menilai Cina bisa saja membatasi impor chip untuk mendorong pengembangan semikonduktor dalam negeri. Namun, ada juga kemungkinan kebijakan ini menjadi bagian dari strategi negosiasi politik dan ekonomi.
Jika larangan impor benar-benar diterapkan, situasinya akan semakin rumit bagi industri global. Analis pun terbelah antara kekhawatiran risiko keamanan dan pandangan bahwa penjualan chip justru dapat memperlambat kemajuan teknologi AI Cina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








