Micron Tegaskan Tetap Perhatikan Konsumen, Krisis DRAM Berpotensi Berlanjut hingga 2028

AKURAT.CO Micron akhirnya memberikan klarifikasi setelah menuai kritik terkait penghentian SSD konsumen dan merek memori Crucial. Perusahaan menegaskan bahwa mereka tidak sepenuhnya meninggalkan pasar konsumen global.
"Yah, pertama-tama saya ingin mencoba membantu semua orang memahami bahwa persepsinya mungkin tidak benar, setidaknya dari sudut pandang kami," ujar Christopher Moore selaku Wakil Presiden unit pemasaran dan bisnis klien Micron, dikutip dari WCCFTech, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Moore, Micron masih berperan di segmen konsumen melalui pasokan memori untuk berbagai perangkat. Produk seperti LPDDR5 masih dipasok ke produsen laptop besar, termasuk Dell dan Asus.
Meski demikian, Micron mengakui fokus bisnisnya kini bergeser ke sektor enterprise dan AI. Strategi ini membuat produksi DRAM dan SSD lebih diprioritaskan untuk pusat data dan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan.
Keputusan menutup merek Crucial sendiri diumumkan pada akhir 2025. Hal tersebut diambil untuk mengalihkan sumber daya perusahaan ke segmen dengan permintaan yang terus melonjak.
Situasi ini berdampak langsung pada konsumen, terutama perakit PC dan penggemar hardware. Keterbatasan pasokan membuat harga memori melonjak dan sulit dijangkau sebagian pengguna.
Untuk jangka panjang, Micron menyiapkan ekspansi besar dengan membangun megafab senilai $100 miliar (sekitar Rp1.688 triliun) di New York. Selain itu, fasilitas baru di Idaho dijadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan 2027.
Namun, Micron memperingatkan bahwa tambahan pasokan DRAM baru akan terasa signifikan mulai 2028. Sebelum itu, kapasitas produksi yang ada masih akan difokuskan untuk menutup kekurangan permintaan yang sudah terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






