Akurat

Regulator hingga Para Ahli Aset Digital Berkumpul di Bangkok untuk Travel Rule Global Summit VerifyVASP dan TDO

Mukodah | 7 Maret 2025, 22:44 WIB
Regulator hingga Para Ahli Aset Digital Berkumpul di Bangkok untuk Travel Rule Global Summit VerifyVASP dan TDO

AKURAT.CO Verify VASP, penyedia layanan travel rule terkemuka, bekerja sama Asosiasi Pedagang Aset Digital Thailand (TDO) menyelenggarakan Travel Rule Global Summit di Thailand pada 26 Februari 2025.

Bertempat di Chatrium Grand Hotel, Bangkok, acara yang berdurasi lima jam ini didedikasikan untuk Travel Rule Financial Action Task Force (FATF) menandai sebagai acara pertama sejenisnya.

Acara ini mengundang para pemimpin di bidang compliance untuk berbagi pandangan tentang praktik terbaik dalam mengembangkan dan menegakkan peraturan yang sejalan dengan standar global AML/CFT.

Peserta yang hadir termasuk perwakilan dari Bank of Thailand, komisi sekuritas dan bursa Thailand serta organisasi antipencucian uang.
Kepolisian Kerajaan Thailand (termasuk Divisi Penanggulangan Kejahatan Teknologi, Biro Penyidikan Kriminal dan Biro Penyidikan Kejahatan Siber) juga hadir.

Mereka bergabung dengan perwakilan dari Kementerian Ekonomi Digital dan Masyarakat serta Kantor Dewan Negara, yang menunjukkan kolaborasi luar biasa dari sektor pemerintah.

Sekjen Deputi Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (SEC), Jomkwan Kongsakul, memberikan pidato pembukaan.

Baca Juga: Upbit, Bursa Perdagangan Aset Digital Terbesar di Asia Kini Hadir di Thailand

Dia menekankan bahwa SEC siap untuk secara aktif berkolaborasi dengan institusi terkait untuk membangun dan memajukan adopsi Travel Rule di industri aset digital.

Kongsakul diikuti Mayor Jenderal Polisi Ekthanat Limsangkat, selaku Wakil Sekjen Dewan Anti-Pencucian Uang, juga menyampaikan pandangan tentang pentingnya mengembangkan kebijakan AML yang kuat di Thailand.

Otoritas Jasa Keuangan Jepang (JFSA) berpartisipasi melalui perwakilan dalam peran mereka sebagai co-chair Grup Kontak Aset Virtual FATF.

JFSA menyoroti langkah-langkah yang diambil oleh Jepang untuk menyelaraskan dengan Travel Rule dan meningkatkan efektivitasnya. Serta mengajukan tawaran untuk berkolaborasi.

Summit dimulai dengan penjelasan mendalam tentang travel rule, perwakilan dari pembuat kebijakan Uni Eropa sebelumnya yang juga seorang rekan dari Wharton School of Business, menjelaskan apa itu Travel Rule.

Diikuti oleh CEO Verify VASP dan Upbit yang membahas bagaimana cara kerjanya.

Baca Juga: Transaksi Aset Digital dengan Digitalexchange.id, Amankah?

Verify VASP menjelaskan apa saja yang diperlukan untuk memenuhi semua persyaratan FATF.

Upbit membahas pentingnya verifikasi counterparty untuk VASP dan juga berbagi wawasan mengenai perjalanan mereka untuk menjadi VASP yang mematuhi Travel Rule.

Para ahli kemudian membahas manfaat implementasi Travel Rule untuk ekosistem.

Topik yang dibahas termasuk penyaringan nama oleh LSEG Risk Intelligence; analitik blockchain dengan fokus pada pemantauan perilaku mencurigakan oleh TRM Labs. Serta pengawasan pasar, deteksi dan pencegahan penyalahgunaan oleh Solidus Labs.

Terakhir, Token Recovery menjelaskan bagaimana Travel Rule dapat meningkatkan metode untuk memulihkan dana yang dicuri melalui proses hukum dan teknologi.

Baca Juga: Pentingnya Website sebagai Aset Digital Esensial di Tahun 2024

Summit ini juga menghadirkan diskusi panel dengan sesi tanya jawab terbuka mengenai cara untuk mempercepat adopsi Travel Rule. Ditutup dengan Preecha Praipattarakul yang mewakili TDO yang mengungkapkan rasa terima kasih dan mengulang pentingnya kolaborasi sektor publik dan swasta.

Preecha Praipattarakul, mewakili TDO, menyampaikan terima kasih kepada lembaga regulasi yang telah mengakui pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan standar industri.

"Dengan cara ini, Thailand dapat memperkuat posisinya di pasar aset digital global sambil memastikan transaksi lintas negara yang aman dan adil," ujarnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (7/3/2025).

Sementara itu, CEO Verify VASP, Shih Yun Chia, menyatakan, dirinya sangat senang karena sektor pemerintah dan swasta, termasuk pembicara dan peserta dari seluruh dunia, berkumpul untuk membahas bagaimana Travel Rule dapat diimplementasikan secara efektif di Thailand.

"Ini adalah bukti yang jelas dari komitmen sektor publik Thailand untuk berkolaborasi dengan industri dalam upaya mereka untuk menyusun kerangka kepatuhan yang kuat dan tahan masa depan," ujarnya.

Baca Juga: Cari Tahu Lebih Dalam Aturan Hukum Aset Digital Bareng Pakarnya 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK