Windows 11 Hadirkan Fitur Recall, Pengguna Keluhkan Masalah di File Explorer

AKURAT.CO Pembaruan Windows 11 versi 24H2 baru-baru ini memicu kontroversi di kalangan pengguna dan pakar teknologi. Fitur baru berbasis Kecerdasan Buatan (AI) bernama Recall menjadi sorotan karena dinilai mengganggu privasi dan menyebabkan masalah pada File Explorer.
Recall adalah fitur yang mencatat aktivitas pengguna dan menampilkannya dalam garis waktu. Fitur ini memudahkan pengguna untuk menelusuri kembali pekerjaan sebelumnya.
Meski terlihat bermanfaat, banyak yang menilai fitur ini melanggar privasi. Sebelumnya, Recall direncanakan untuk dinonaktifkan secara default, namun kini aktif di semua sistem setelah pembaruan 24H2.
Banyak pengguna mengeluhkan sulitnya menonaktifkan Recall. Pakar seperti Chris Titus Tech mengungkapkan bahwa upaya mematikan fitur ini justru merusak beberapa fungsi File Explorer, termasuk Mode Gelap dan dukungan tab.
Dikutip dari Gizchina.com, Rabu (16/10/2024), ini menunjukkan bahwa Recall terintegrasi erat dengan sistem inti Windows, sehingga sulit untuk mematikan tanpa mengorbankan fungsi penting.
Beberapa pengguna menemukan cara mengatasi Recall melalui penyesuaian di GitHub, namun metode ini lebih cocok untuk pengguna tingkat lanjut dan tidak menjamin hasil yang konsisten.
Pengguna juga bisa menggunakan alat Microsoft DISM, namun tetap ada risiko sistem tidak berfungsi normal setelah fitur dinonaktifkan.
Keberadaan fitur AI seperti Recall memicu kembali perdebatan mengenai privasi di Windows 11.
Banyak yang menilai bahwa meski fitur ini berguna, Microsoft perlu lebih memperhatikan privasi dan kontrol pengguna agar tidak memicu lebih banyak keluhan di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







