X Twitter Luncurkan Program Uji Coba Akun Non Verified Berbayar $1 Per Tahun, Berlaku Untuk Akun Baru

AKURAT.CO Sosial media X Twitter baru-baru ini mengumumkan program uji coba akun non verified berbayar sebesar $1 per tahun bagi pengguna baru.
Program ini memungkinkan pengguna untuk membayar biaya langganan dan mendapatkan akses ke fitur-fitur tambahan yang tidak tersedia untuk akun dasar.
Program uji coba akun non verified berbayar X Twitter diluncurkan pada bulan Oktober 2023 di Selandia Baru dan Filipina.
Program ini hanya berlaku untuk pengguna baru yang mendaftar akun di web dan biaya akan dihapuskan jika pengguna mendaftar untuk layanan berlangganan premium X.
Sebelumnya, Elon Musk memang sudah menginisiasikan hal tersebut pada September 2023. Uji coba ini dilakukan untuk mencegah adanya spam atau penipuan di platform X.
Baca Juga: SEC Meluncurkan Gugatan Penyelidikan Atas Pembelian Twitter Oleh Elon Musk
Para pengguna diminta untuk mendaftar langganan tahunan sebesar Rp15.572 atau US$1, untuk mengunggah dan melakukan interaksi lain.
Pengujian ini akan berlaku hanya untuk akun web baru dan biaya akan dihapuskan jika pengguna mendaftar untuk layanan berlangganan premium X sebesar US$3,99 atau Rp62.810 per bulan.
Bagi pengguna baru yang memilih tidak berlangganan premium dan tahunan hanya akan dapat membaca postingan, menonton video, dan mengikuti akun, namun tidak dapat berinteraksi.
Akun resmi X Twitter Support (@Support) menekankan bahwa kebijakan ini masih bersifat uji coba, belum diluncurkan secara resmi ke pengguna global.
Perusahaan baru menguji coba kebijakan baru ini di dua negara terlebih dulu, yaitu Selandia Baru dan Filipina. Perusahaan juga menekankan tentang upaya mereka untuk menjaga platform dari akun-akun bot.
Baca Juga: Gen Z Trending Di Twitter, Imbas Gap Generation Yang Tak Pernah Usai?
“Dan sejauh ini, opsi berlangganan telah membuktikan bahwa ini menjadi solusi utama yang dapat berdampak dalam skala besar,” tulis akun resmi X Twitter Support.
Jika kebijakan ini diluncurkan ke seluruh pengguna, secara tidak langsung akan memaksa para pengguna reguler untuk membayar biaya langganan yang lebih rendah, untuk mengakses fitur-fitur dasar.
Kebijakan ini juga dapat membatasi interaksi orang-orang yang enggan berlangganan di dalam platform.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









