Badan Antariksa Rusia Kaji Pengiriman Astronot Turki, Mesir, dan Saudi ke Luar Angkasa

AKURAT.CO, Badan Antariksa Nasional Rusia, Roscosmos sedang dalam pembicaraan dengan Turki, Mesir, dan Arab Saudi untuk membahas kemungkinan mengirim astronot mereka ke luar angkasa.
"Sekarang kita melihat bahwa perusahaan Energia, Roscosmos, dan kolega Kazakh telah menerima permintaan baru dan melihat minat baru dari negara-negara yang ingin mendapatkan pengalaman pertama mereka di luar angkasa," kata Direktur Perusahaan Ruang Angkasa Negara Rusia, Dmitry Rogozin dilansir dari Tass, Selasa (12/11/2019).
Musim gugur ini, Uni Emirat Arab berhasil mengirim astronot pertamanya ke luar angkasa. Hazza Al Mansouri tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional sebagai bagian dari awak di atas pesawat luar angkasa Soyuz MS-15 yang diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome pada 25 September, sebelum akhirnya kembali lagi ke Bumi pada 3 Oktober.
"Saat ini, kami sedang dalam pembicaraan dengan calon peserta lain mengenai proyek ini. Ini adalah Turki, Mesir, Arab Saudi, dan banyak negara lain," sebut Rogozin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





