Akurat Logo

Puan Desak Polisi Usut dan Buru Pelaku Penyerangan Mahasiswa BEM UI

Putri Dinda Permata Sari | 6 Oktober 2026, 19:44 WIB
Puan Desak Polisi Usut dan Buru Pelaku Penyerangan Mahasiswa BEM UI
Ketua DPR RI, Puan Maharani. - Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari

AKURAT.CO Kepolisian diminta mengusut tuntas dugaan penganiayaan terhadap Koordinator Bidang Sosial Politik BEM Universitas Indonesia (BEM UI), Hafidz Hernanda, yang diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) saat melintas di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (4/10/2026) malam.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta polisi segera melakukan penyelidikan hingga menemukan pelaku di balik dugaan penyerangan tersebut. Menurutnya, kasus itu perlu ditangani secara serius agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

"Kami akan meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa menyelidiki hal tersebut dengan sebaik-baiknya dan kemudian segera untuk untuk menemukan pelakunya," ujar Puan dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga: BEM Persatuan se-DKI Dorong AMPB Kedepankan Dialog Jelang Aksi di DPR

Selain mendorong proses hukum oleh kepolisian, dia memastikan persoalan tersebut akan menjadi perhatian Komisi III DPR RI yang membidangi urusan penegakan hukum.

"Dan tentu saja nanti di Komisi III kami akan pertanyakan kenapa itu bisa terjadi dan hal-hal seperti itu tidak boleh terulang kembali," kata dia.

Dugaan penganiayaan terhadap Hafidz sebelumnya  disampaikan melalui unggahan Ketua BEM UI Athof dan Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra di Instagram. Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB ketika Hafidz sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Tebet.

Dalam unggahan tersebut disebutkan, Hafidz tiba-tiba diserang saat tengah berkendara. Pelaku diduga menendang sepeda motor yang dikendarainya hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Baca Juga: Ketua BEM FH UI Jamin Mahasiswa Akan Turun ke Jalan Lagi dalam Jumlah Lebih Besar

Setelah Hafidz terjatuh, pelaku disebut kembali melakukan kekerasan fisik dengan memukul korban sebelum kemudian meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan kepolisian telah mengambil langkah awal untuk mengungkap dugaan penganiayaan tersebut.

"Polres Metro Jaya akan melakukan pendalaman, penyelidikan, akan mengumpulkan beberapa barang bukti untuk melakukan pengungkapan terkait tentang dugaan penganiayaan terhadap salah satu mahasiswa," kata Budi, Senin (5/10/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.