Sidang Korupsi Kuota Haji: Staf Kesthuri Ungkap Fee Percepatan 3.000 Dolar AS per Jemaah

AKURAT.CO Staf Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Juahir, mengungkapkan adanya permintaan fee percepatan kuota haji khusus sebesar USD3.000 per jemaah pada 2024.
Hal tersebut disampaikan Juahir saat bersaksi dalam sidang korupsi pengelolaan kuota haji tambahan 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Greafik Loserte, mengonfirmasi informasi tersebut kepada Juahir.
Fee itu disebut berkaitan dengan pengisian kuota haji tambahan yang dilakukan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
"Apakah saudara juga dapat informasi dari Pak Muhammad Al Fatih (Sekretaris Eksekutif Kesthuri) bahwa untuk kuota tambahan 2024 akan dimintai uang tambahan sebesar tiga ribu per pax , terkait pembayaran dilakukan oleh masing-masing PIHK?" tanya Greafik.
"Iya, benar," Juahir menjawab.
Saat ditanya mengenai istilah yang digunakan untuk permintaan tersebut, Juahir menyebutnya sebagai biaya sebesar USD3.000.
"Bahasanya biaya tiga ribu," katanya.
Menurut Juahir, informasi mengenai fee tersebut diperolehnya dari Muhammad Al Fatih. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci mekanisme pengumpulan maupun pengelolaan uang tersebut di tingkat PIHK.
Dalam persidangan yang sama, Juahir juga mengungkap pernah menerima uang USD67.000 dari perwakilan PIHK Nur Rima Al-Waali (NRA) atas perintah terdakwa Asrul Azis Taba.
Ia kemudian diminta mencairkan uang tersebut dari rekening Kesthuri oleh Sekretaris Jenderal Kesthuri, Usman Jasad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







