Sembilan Saksi Diperiksa KPK dalam Pengembangan Korupsi Pengadaan Lahan di Rorotan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sembilan saksi dalam pengembangan penyidikan tindak pidana korupsi terkait pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (23/9/2026).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Mapolres Ngawi dan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Pemeriksaan dilakukan terhadap sembilan saksi yang terbagi di dua lokasi, yakni Mapolres Ngawi dan Gedung Merah Putih KPK. Dalam rangka pengembangan penyidikan perkara dugaan TPK terkait pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara," jelasnya.
Di Mapolres Ngawi, penyidik memeriksa empat saksi, yakni atas nama Anang Siqid, perangkat desa; Ririn Agustina, pihak swasta; Ari Yuliani, wiraswasta; dan Anggit Bimantara, karyawan swasta.
Sementara, pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK dilakukan terhadap David Gamal, Dedy Bobby Hamonangan, Firda Ferdian, Rinna Zachrona, dan Siska Anisa. Kelimanya tercatat berstatus sebagai pihak swasta.
Baca Juga: KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN
Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan yang masih berjalan. KPK belum merinci materi yang akan didalami penyidik dari masing-masing saksi.
KPK mengembangkan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan lahan di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.
Pemeriksaan saksi dilakukan untuk mendalami fakta dan rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas


