KPK Pulangkan Mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi karena Sakit

AKURAT.CO Mantan Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (Bank BJB), Yuddy Renaldi, selesai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (13/8/2026).
Meski diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, Yuddy tidak langsung ditahan karena alasan kesehatan.
Kondisi tersebut disampaikan Yuddy saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, setelah menjalani pemeriksaan sejak pagi.
"Saya ada kanker prostat dan iya (sakit jantung)," katanya kepada wartawan.
Yuddy tidak banyak berkomentar mengenai materi pemeriksaannya. Dia hanya meminta doa agar diberikan kesehatan untuk menghadapi proses hukum yang tengah berjalan.
Baca Juga: KPK Tahan Empat Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
"Doakan saja saya sehat menghadapi proses ini," pesannya.
Sementara itu, Arief Sulaeman selaku kuasa hukum Yuddy Renaldi, mengatakan, pemeriksaan terhadap kliennya belum dapat diselesaikan karena kondisi kesehatan.
"Penyidik melihat tidak bisa dilanjutkan pemeriksaan," ujarnya.
Menurut Arief, pemeriksaan terhadap Yuddy akan dilanjutkan pada pekan depan. Namun, ia belum menjelaskan secara pasti waktu pemeriksaan lanjutan tersebut.
"Karena memang tadi juga sempat terhenti. Karena beliau benar-benar tadi hampir terjatuh juga," ungkap Arief.
Baca Juga: Usut Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Periksa Pihak Agensi hingga Sales Media
Dalam kasus ini KPK telah menahan empat tersangka, yakni Widi Hartoto, Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Elang Sophan Jaya Kusuma.
KPK menduga korupsi pengadaan iklan Bank BJB menimbulkan kerugian negara mencapai Rp223,6 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








