Tiga Mega Korupsi Resmi Dilimpahkan ke Kejagung, Emas 74 Kg Jadi Barang Bukti

AKURAT.CO Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menerima pelimpahan penanganan tiga perkara dugaan korupsi bernilai besar dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
Ketiga perkara tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi di PT PLN, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel.
Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Rudi Margono, mengatakan, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka sebelum perkara dilimpahkan ke Korps Adhyaksa.
"Informasinya sudah ditetapkan dua tersangka, yaitu satu dari pihak swasta dan satu lagi berinisial F," kata Rudi Margono di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Pelimpahan perkara dilakukan setelah tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menjalankan penyidikan melalui skema joint investigation. Dalam proses tersebut, penyidik menggeledah sedikitnya 12 lokasi di Jakarta dan Bogor.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan antara lain sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, money changer di Cipete, Cafe de'Clan Signature, hingga sebuah rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Dari rangkaian penggeledahan itu, penyidik menyita berbagai barang bukti bernilai fantastis.
Di rumah mewah kawasan Sentul, polisi menemukan 74 kilogram emas batangan, uang tunai 4.767.300 dolar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dolar Singapura (SGD), uang tunai Rp100 juta, serta dua bingkai foto keluarga.
Baca Juga: Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Bikin Masyarakat Pesimis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








