Pemerintah Tegaskan UU TNI Sudah Final, Tak Perlu Diperdebatkan Lagi

AKURAT.CO Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, menanggapi gugatan terhadap Undang-Undang TNI yang diajukan delapan kelompok masyarakat sipil ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Ia menegaskan bahwa regulasi tersebut sudah bersifat final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.
"Saya kira Undang-Undang TNI sudah final. Kita sudah tidak perlu bicara lagi," ujar Sjafrie kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025).
Sjafrie menambahkan, Undang-Undang TNI yang telah disahkan dan ditandatangani Presiden tersebut hanya bersifat administratif, semata-mata untuk memperjelas pembagian tugas, bukan untuk tujuan politik apalagi untuk mengubah sistem ketatanegaraan.
"Presiden sudah tanda tangan, sudah berlaku. Itu hanya soal administrasi, tidak ada unsur politik, tidak ada urusan rasionalisasi yang macam-macam. Hanya untuk penegasan tugas saja," tegasnya.
Ia juga mengingatkan publik agar tidak terpengaruh oleh opini yang menuding UU TNI sebagai upaya mengembalikan peran militer seperti masa Orde Baru.
"Jangan terpengaruh isu-isu bahwa Undang-Undang TNI akan membawa kita kembali ke masa lalu. Itu sudah selesai," ujarnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Laporan Ketahanan Pangan, Stok Beras Tertinggi dalam 23 Tahun
Saat ditanya mengenai sikap pemerintah terkait proses gugatan di Mahkamah Konstitusi, Sjafrie menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ikut campur.
"Kita tidak ada urusan dengan MK. Tidak ada keterlibatan," tandasnya.
Gugatan terhadap UU TNI ini sebelumnya diajukan oleh sejumlah kelompok masyarakat sipil yang menilai adanya potensi pelanggaran prinsip demokrasi dalam pengaturan tugas-tugas TNI di luar operasi militer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









