Bocah yang Jatuh dari Lantai 8 Apartemen Modernland Sempat Ditinggal Terkunci Sendirian

AKURAT.CO Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus seorang anak berinisial B (7) yang jatuh hingga tewas dari lantai 8 Apartemen Modernland Tower Hijau, Kelapa Indah, Kota Tangerang pada Senin (16/9/2024) malam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan sesaat sebelum kejadian, korban sempat ditinggalkan seorang diri oleh orang tuanya dengan kondisi apartemen terkunci.
"Ini terjadi saat orang tua korban sedang menjemput atau bapaknya korban menjemput ibunya (korban) atau istrinya. Sehingga meninggalkan korban seorang diri di dalam apartemen dalam kondisi apartemen terkunci," kata Ade Ary di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga: Kronologi Bocah Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Rusunawa Rawa Bebek
Dia menegaskan, saat ini pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini, di antaranya memeriksa sekuriti yang bertugas dan melakukan visum luar terhadap korban.
"Ini masih dalam pendalaman oleh tim penyelidik Polres Metro Tangerang Kota untuk melihat rekam medisnya, pemeriksaan visum luar juga sedang dimintakan. Mohon waktu," ungkapnya.
Tak lupa, mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini mengimbau orang tua untuk terus menjaga anak-anaknya, agar kejadian serupa tak terulang kembali.
"Kami sebagai petugas kepolisian berkewajiban dan berkepentingan memberikan imbauan. Mohon kita menjaga anak-anak. Kami menyatakan keprihatinan yang mendalam dari peristiwa ini. Sama-sama menjadi koreksi kita bersama," tutup dia.
Sebagai informasi, kejadian jatuhnya seorang anak berinisial B (7) dari lantai 8 Apartemen Modernland Tower Hijau pertama-tama diketahui oleh petugas sekuriti yang sedang berada di pos jaga area parkir apartemen.
Saat itu, sekuriti yang mendengar suara benda terjatuh langsung menghampiri sumber suara. Naasnya, bukan benda yang ditemukan, melainkan anak laki-laki dengan posisi tengkurap.
Anak laki-laki tersebut lalu dilarikan ke Rumah Sakit Tangerang Kota guna mendapatkan perawatan usai menderita luka-luka. Namun, nyawa korban tak tertolong.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









