Status Pelecehan Seksual Naik Penyidikan, Rektor Nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Nilai Janggal
Dwana Muhfaqdilla | 15 Juni 2024, 11:36 WIB

AKURAT.CO Rektor nonaktif Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno, menilai naiknya status kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret dirinya ke penyidikan, mengalami banyak kejanggalan.
"Akan kita buktikan pada waktunya nanti. Bahwa banyaknya kejanggalan dalam kasus ini," kata Kuasa hukum Edie, Faizal Hafied saat dihubungi wartawan, Sabtu (15/6/2024).
Dia menegaskan, kasus yang menimpa kliennya sejak awal merupakan manuver politik jelang pemilihan rektor. Ia menduga lawan politik melakukan itu untuk menyudutkan kliennya.
"Termasuk adanya pihak yang menggalang, orang agar melaporkan klien kami pada saat akan dilakukan proses pemilihan rektor di Universitas Pancasila. Jadi laporan ini sangat politis," jelasnya.
Meski begitu, Hafied tidak ingin berkomentar perihal hasil visum kedua korban yang sudah dirampungkan RS Polri Kramat Jati. Pasalnya, pihaknya belum memeroleh informasi terkait itu.
"Kami belum dapat berkomentar tentang hasil visum karena kami belum mendapatkan tembusan hasil visumnya dari RS Polri," pungkasnya.
Baca Juga: Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Rektor Nonaktif Universitas Pancasila: 2 Bulan Ini Saya Dihina
Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkapkan kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat rektor nonaktif Universitas Pancasila (UP), Edie Toet Hendratno (ETH), telah dinaikkan ke tahap penyidikan.
"Perkembangan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum rektor di sebuah universitas swasta, bahwa perkaranya sudah ditingkatkan ke penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di kantornya, Jumat (14/6/2024).
"Penyidikan sekarang adalah proses yang dilakukan penyidik untuk membuat terang peristiwa pidana dan menentukan siapa tersangkanya," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional








