AKURAT.CO Mahkamah Konstitusi mulai menggelar sidang pembuktian sengketa hasil (PHPU) Pemilihan Legislatif 2024, baik DPR, DPD, DPRD Provinsi hingga DPRD kabupaten/kota, Senin (27/5/2024).
Juru Bicara MK, Fajar Laksono, mengatakan, ada 106 perkara sengketa hasil pileg yang memasuki tahap pembuktian.
Ratusan perkara itu akan disidangkan MK selama sepekan ke depan.
"MK akan menggelar sidang lanjutan 106 perkara PHPU Pileg dengan agenda mendengarkan keterangan saksi/ahli pada 27 Mei 2024 hingga 3 Juni 2024," kata Fajar dalam keterangannya.
Baca Juga: MK Tolak Permohonan Sengketa Pileg, PPP Legowo
Dalam menangani ratusan perkara di tahap pembuktian, MK menggunakan format tiga panel.
Dengan demikian, sembilan Hakim MK akan dibagi menjadi tiga kelompok untuk menangani sidang pembuktian di ruangan berbeda.
"Sebanyak tiga sidang panel akan kembali digelar secara bersamaan di Gedung 1 dan 2 serta disiarkan secara langsung melalui Youtube MK," ujar Fajar.
Ia menambahkan, untuk informasi persidangan, termasuk jadwal secara detail, dapat dilihat di laman resmi www.mkri.id.
Baca Juga: Sengketa Pileg Diproses MK, Mardiono Tidak Merasa Suara PPP Dicaplok
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









