Tega, Dua Pemuda Kuli Panggul Begal Driver Taksi Online, Ini Kronologi Lengkapnya
Dwana Muhfaqdilla | 26 April 2024, 20:58 WIB

AKURAT.CO Dua pemuda berinisial ST (35) dan MS (19) yang berprofesi sebagai kuli panggul di sebuah kantor ekspedisi, diamankan oleh Polsek Kembangan, lantaran terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan terhadap driver taksi online.
Adapun kejadian ini terjadi di daerah Taman Alfa Indah, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (25/4/2024).
Kapolsek Kembangan, Kompol Billy Gustiano Barman menjelaskan, modus operandi para pelaku adalah berpura-pura menjadi penumpang taksi online.
"Setelah berhasil, mereka akan menjual barang curian tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para pelaku," kata Billy di Mapolsek Kembangan, Jumat, (26/4/2024).
Kompol Billy menambahkan, para pelaku memang sudah merencanakan untuk melakukan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut.
Adapun kejadian ini bermula ketika seorang driver taksi online berinisial SL (32) sedang menunggu penumpang di daerah Bandara Tangerang. Kemudian, driver tersebut mendapatkan orderan melalui aplikasi In-Driver untuk mengantar penumpang dari Jalan Raya Kampung Melayu, Tangerang, menuju Petukangan, Jakarta Selatan.
Sesampainya di titik penjemputan, ternyata yang memesan adalah dua orang laki-laki.
Mereka naik ke dalam mobil dan duduk di bangku penumpang. Setibanya di perumahan Taman Alfa Indah, salah satu pelaku, ST, meminta untuk berhenti karena ingin buang air kecil.
Namun, tiba-tiba pelaku lain, MS, menjerat leher korban dengan tali tambang, korban pun berusaha menahan serangan dengan tangan kirinya. Kemudian, ST menusuk korban dengan pisau tanpa gagang dari arah belakang, melukai dada dan lengan korban.
Meski begitu, korban berhasil melarikan diri dan mencari pertolongan dari sekuriti dan warga sekitar. Kedua pelaku pun akhirnya diamankan karena banyak jalan yang ditutup pada sekitar perumahan.
Dari kejadian tersebut, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti, yakni satu unit Mobil Toyota Calya tahun 2023 warna merah tua, sebilah pisau tanpa gagang, seutas tali tambang warna kuning, serta satu unit HP merk Xiaomi.
“Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T






