Hakim MK Pertanyakan 'Penugasan Presiden' dari Menko PMK: Apa karena Presiden Cawe-cawe?

AKURAT.CO Hakim Konstitusi, Arief Hidayat, mempertanyakan pernyataan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, yang menyebut pelaksanaan tugas Kementerian PMK sesuai dengan agenda pembangunan nasional dan penugasan presiden.
Arief yang merasa ingin tahu soal makna penugasan presiden lantas memberondong pertanyaan kepada Muhadjir Effendy.
Dia mempertanyakan apakah penugasan presiden yang dimaksud adalah bentuk cawe-cawe atau ada maksud lain.
Baca Juga: Tidak Ada Arahan Khusus, Airlangga Sebut Jokowi Cuma Minta Ini Saat Menterinya Hadir ke MK
"Saya membaca keterangannya bapak Menko PMK. Di sini ada kata-kata begini 'pelaksanaan tugas PMK dimaksud untuk memberikan dukungan pelaksanaan inisiatif dan pengendalian kebijakan berdasarkan agenda pembangunan nasional dan penugasan presiden," kata Arief dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Jumat (5/4/2024).
"Apa yang dimaksud dengan penugasan presiden? Apakah penugasan-penugasan tertentu karena presiden cawe-cawe?," sambungnya.
Arief mengatakan, seharusnya penugasan presiden sudah tertuang dalam agenda pembangunan nasional. Dengan adanya frasa penugasan itu, lanjut Arief, seolah-olah agenda pembangunan nasional dan penugasan presiden menjadi dua hal berbeda.
Baca Juga: Kurang Berperan dalam Pembagian Bansos, Mensos Risma Dicecar Hakim MK
"Kalau saya membaca sebetulnya agenda pembangunan nasional itu ya sudah termasuk presiden akan menugaskan apa. Tapi ada frasa yang khusus yaitu penugasan presiden," jelasnya.
Diketahui, sidang sengketa Pilpres 2024 di Gedung MK pada hari ini menghadirkan empat menteri kabinet Jokowi.
Menteri pertama yakni Menko PMK, Muhadjir Effendy; Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menteri Sosial, Tri Rismaharini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 4Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 5Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 6Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 7Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 8Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla







