Belum Terbukti Bersalah, Penonaktifan ETH dari Rektor Universitas Pancasila Dinilai Merugikan

AKURAT.CO Kuasa Hukum Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno (ETH), Faizal Hafied, mengatakan kliennya merasa dirugikan atas penonaktifan sebagai Rektor Universitas Pancasila.
Diketahui, Edie Toet Hendratno dinonaktifkan dari posisinya sebagai Rektor Universitas Pancasila hingga masa baktinya berakhir di 14 Maret 2024.
"Inilah yang kami anggap merugikan klien kami. Ada desakan-desakan dari pihak tertentu sampai bakar-bakaran di kampus sendiri mendesak untuk beliau dicopot," kata Faizal setelah dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/2/2024).
Baca Juga: Hadiri Pemeriksaan, Rektor Universitas Pancasila Masih Bantah Lakukan Pelecehan
Menurutnya, terkait keputusan penonaktifan, kliennya masih dilindungi asas praduga tak bersalah yang mana terduga yang sedang menjalani proses pemidanaan, tetap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan.
"Beliau dipanggil saja belum, Jadi ini sudah dilakukan keputusan, tapi belum ada hasil akhir dari apa yang disampaikan. Ini kan baru dugaan-dugaan, katanya-katanya," tegasnya.
Faizal mengungkapkan tidak ada satupun bukti yang menyatakan apa yang disampaikan oleh korban. Maka dari itu, dia menyayangkan telah banyak berita-berita negatif yang merugikan ETH.
Sebelumnya, Rektor Universitas Pancasila ini telah menghadiri pemeriksaan oleh penyidik di Polda Metro Jaya pada hari ini. Berdasarkan pantauan dari Akurat.co, ETH datang sekitar pukul 10.10 WIB.
Baca Juga: Buntut Dugaan Pelecehan, Edie Toet Hendratno Dinonaktifkan dari Posisi Rektor Universitas Pancasila
Terkait sanksi, Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP) telah memberikan sanksi kepada ETH. Sanksi tersebut berupa penonaktifan ETH dari posisi rektor.
"Menonaktifkan (Prof. Edie Toet Hendratno) sampai berakhirnya masa bakti rektor tanggal 14 Maret 2024," kata Sekretaris YPPUP Yoga Satrio, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/2/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional








