Akurat

Guru Diimbau Terapkan Sistem Patroli Cegah Perundungan di Sekolah

Dwana Muhfaqdilla | 20 Februari 2024, 14:28 WIB
Guru Diimbau Terapkan Sistem Patroli Cegah Perundungan di Sekolah

AKURAT.CO Psikolog Anak, Tika Bisono, menekankan harus ada peningkatan pengawasan untuk mencegah aksi perundungan (bullying) di sekolah. Salah satunya dengan melakukan pemantauan atau patroli di seluruh sisi sekolah.

Hal ini menanggapi kasus perundungan di Binus Internasional School Serpong, yang melibatkan putra presenter terkenal Vincent Rompies, yakni Farrel Legolas Rompies.

Baca Juga: Beredar Video Perundungan yang Dilakukan Oleh Siswa SMA Internasional Binus Serpong, Mulai Dari Didorong Hingga Dicekik

"Harus ada guru patroli, cuma jalan-jalan aja ke kantin, terus dia menyusuri kelas. Karena sering kali kelas kosong itu kan dijadikan ajang buat melakukan perundungan," kata Tika ketika dihubungi Akurat.co, Senin (19/2/2024).

Guru patroli ini juga harus mengontrol lokasi lain yang sering dijadikan tempat perundungan oleh siswa. Seperti di toilet, atau sisi sekolah yang tidak terlihat.

Kemudian, seseorang yang juga dikenal sebagai penyanyi ini menjelaskan pilar Ki Hajar Dewantara yang pertama 'Ing Ngarso sung Tulodo' yang artinya guru berperan sebagai mentor.

"Ya mentor itu ya memang ngecek, memang mendampingi itu secara satu arah. Kalau misalnya ini tidak dilakukan bahkan cuek ya guru-guru tuh, kalau dia di ruang guru (saja), sudah deh," jelasnya.

Jika memang penerapan guru patroli ini ingin terlaksana lebih baik lagi, dia menekankan harus dibuat piket patroli guru. Bisa melibatkannseluruh guru, tidak hanya guru BK.

Baca Juga: Sekolah Benarkan Putra Sulung Vincent Rompies Terlibat Perundungan

"Semua kelas itu kan punya wali kelas gitu. Jadi berarti sekian puluh kelas berbanding sekian ratus siswa. BK yang jumlahnya cuma 1-3 orang itu menangani kasus-kasus yang enggak bisa ditangani oleh wali kelas gitu loh. Jadi bukan semua masalah siswa diberikan ke guru BK," jelasnya.

Selin itu, dia menyarankan untuk membangun semacam pengadilan sekolah. Jika ada siswa yang bertengkar, maka akan diadili dan guru berperan sebagai pengadil.

Dia menilai, tindakan bullying di sekolah biasanya sudah memiliki target dan ini dilakukan tiap hari atau berulang, sampai pada akhirnya sang korban mengalami breakdown.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.