Arsul Sani Tak Tangani Perkara PPP, Anwar Usman Tidak Sentuh Kasus PSI

AKURAT.CO Mahkamah Konstitusi (MK) membatasi dua hakim yakni Arsul Sani yang baru dilantik dan Anwar Usman dalam menangani perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). Arsul tak tangani perkara PPP, sedangkan Anwar tak boleh menyentuh kasus PSI.
Hakim konsitusi Enny Nurbaningsih menyebut, Arsul tak boleh menangani perkara PPP karena memiliki hubungan emosional. Sementara Anwar dilarang menyentuh kasus PSI yang diketuai keponakan, Kaesang Pangarep.
“Dia tidak akan menyelesaikan panel yang berkaitan dengan PPP, seperti Pak Anwar. Pak Anwar juga tidak akan pernah menyelesaikan bagian dari nanti panel ketika perkara PSI, tidak akan pernah,” kata Enny, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (18/1/2024).
Baca Juga: Babak Baru Arsul Sani
Menurutnya, pembatasan tersebut nantinya bakal dibahas melalui rapat permusyawaratan hakim (RPH). Arsul dan Anwar bisa menangani panel perkara partai lain di luar PPP dan PSI.
Enny melanjutkan, sikap tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap asas kekuasaan kehakiman. Hakim tak boleh terlibat konflik kepentingan secara langsung maupun tidak langsung dengan perkara yang ditangani.
MK, lanjut Enny, sudah memetik pelajaran dari kontroversi putusan nomor 90 yang meloloskan Gibran Rakabuming maju Pilpres 2024. “Jadi, memang sudah kami siapkan itu dengan sangat hati-hati dan kami belajar juga dari apa yang kemudian menjadi persoalan yang kemarin itu,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








