Akurat

Terbaru, Densus Tangkap 2 Teroris Di Palu Dan Semarang

Mukodah | 16 November 2023, 13:00 WIB
Terbaru, Densus Tangkap 2 Teroris Di Palu Dan Semarang

 

AKURAT.CO Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap dua tersangka dugaan tindak pidana terorisme di Palu dan Semarang.

"Benar, ditangkap dua tersangka teroris. Satu (ditangkap) di Palu dan satu di Semarang," kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar, dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/11/2023).

Dia menjelaskan, satu tersangka yang ditangkap di Palu pada Selasa (14/11/2023) berinisial MA, merupakan anggota kelompok teroris Anshorut Daulah. Sementara, seorang tersangka berinisial HS yang ditangkap di Semarang pada Rabu (15/11/2023) merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiyah.

Tersangka MA diduga kuat terkait dengan kelompok Abu Oemar atau Abu Umar yang menjadi pendukung Daulah Islamiyah atau ISIS.

Baca Juga: BNPT Enggak Bosan-bosan Ajak Mitra Deradikalisasi Tinggalkan Ideologi Terorisme

"Yang (ditangkap) di Sulteng terkait kelompok AO (Abu Oemar)," kata Aswin.

Pada Oktober 2023, Tim Densus 88 menangkap 42 tersangka teroris diduga terkait dengan kelompok pimpinan Abu Umar di sejumlah wilayah.

Dari puluhan tersangka, dua di antaranya yakni AH alias AM dan DAM ditangkap pada 1 November 2023 di wilayah Jawa Barat. Kemudian, sisanya, sebanyak 40 tersangka ditangkap pada rentang waktu 27-28 Oktober 2023.

Pada 2-23 Oktober, Tim Densus menangkap 19 tersangka teroris dari kelompok JI. Tersangka HS, yang ditangkap di Semarang, tidak terkait dengan tersangka yang sudah ditangkap terlebih dahulu di bulan Oktober.

"Yang (ditangkap) di Jateng tidak terkait dengan penangkapan Oktober," ujar Aswin.

Saat ini, penyidik terus bekerja intensif mendalami keterangan para tersangka untuk mencari tahu pihak-pihak terkait lainnya.

Baca Juga: Antisipasi Terorisme, Perlu Verifikasi Berlapis Dalam Seleksi Pegawai BUMN

"Kami semua mengharapkan kondisi keamanan dalam negeri kondusif, tetap terjaga. Densus tidak pernah berhenti untuk terus melakukan pengawasan atau monitoring terhadap aktivitas kelompok teroris, baik secara jaringan maupun individu," jelas Aswin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK