Akurat

Kejagung Terima SPDP Terkait Rocky Gerung Soal Bajingan Tolol

Zulfikar | 21 Oktober 2023, 11:07 WIB
Kejagung Terima SPDP Terkait Rocky Gerung Soal Bajingan Tolol

AKURAT.CO Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama terlapor Rocky Gerung (RG).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan, SPDP diterbitkan oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri tanggal 17 Oktober 2023 dan diterima oleh Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum pada 19 Oktober 2023.

"Dengan diterimanya SPDP atas nama terlapor RG dan kawan-kawan, Jampidum akan segara menyusun Tim Jaksa P-16 dalam penanganan perkara lebih lanjut," ujar Kapuspenkum dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga: Dugaan Korupsi PT Timah, Kejagung Geledah Tiga Lokasi Di Bangka

Saat ini, Jampidum masih menunggu pengiriman berkas perkara dari Penyidik Bareskrim Polri untuk dipelajari terkait persyaratan formil dan materiil, guna menentukan lengkap atau tidaknya berkas perkara dimaksud.

Kapuspenkum Kejaksaan menegaskan kasus yang menjerat Rocky Gerung terkait peristiwa di Islamic Center, Bekasi, Jawa Barat.

Dijelaskan Kapuspenkum, terlapor RG disangkakan dengan Pasal 14 Ayat (1), Ayat (2) dan/atau Pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 45A Ayat (2) Jo. Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Peristiwa yang terjadi pada tanggal 29 Juli 2023 di Gedung Aula Muzdalifah Islamic Center Jl. Jenderal. Achmad Yani No. 22, RT 005/RW 002, Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat," kata Kapuspenkum.

Baca Juga: Kejagung Pastikan Telusuri Pejabat Kejaksaan Yang Nikmati Uang Edward Hutahaean

Ucapan RG yang dianggap menghina Presiden RI, Joko Widodo soal bajingan tol*l terjadi dalam acara Konsolidasi Akbar Aliansi Aksi Sejuta Buruh di Bekasi.

Rocky Gerung menyampaikan pidato itu dalam sebuah acara organisasi buruh. Dalam video, terlihat backdrop yang terpasang pada acara itu berlangsung pada Sabtu, 29 Juli 2023 di Islamic Center Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Kalau enggak jadi Presiden nanti dia akan jadi rakyat biasa, tapi ambisi Jokowi akan mempertahankan legasinya. Dia pergi ke China untuk  tawarkan IKN. Dia mondar mandir dari satu koalisi ke koalisi lain untuk mencari kejelasan dirinya," kata Rocky Gerung.

"Dia cuma pikirkan nasibnya sendiri, gak memikirkan nasib kita. Itu bajingan yang tol*l. Kalau dia bajingan pintar, dia bakal berdebat dengan Jumhur Hidayat," sambungnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.