Jelang Vonis Lukas Enembe, Pendukung Padati Pengadilan Tipikor
Oktaviani | 19 Oktober 2023, 12:01 WIB

AKURAT.CO Terdakwa kasus suap dan gratifikasi Lukas Enembe akan menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta pada hari ini (Kamis, 19/10/2023).
Pembacaan putusan untuk terdakwa Lukas Enembe sempat ditunda. Seharusnya sidang dijadwalkan tanggal 9 Oktober 2023.
Namun, sidang vonis batal karena Lukas Enembe tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena penurunan kondisi kesehatan. Hakim mengizinkan pembantaran Lukas Enembe selama dua pekan.
Jelang sidang, pendukung Lukas Enembe berdatangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Pendukung ada yang memasuki ruang pengadilan dan lainnya menunggu di luar.
Nampak petugas kepolisian dan keamanan Pengadilan Tipikor Jakarta melakukan pengecekan terhadap setiap pengunjung yang datang.
Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) meyakini Lukas Enembe menerima suap dan gratifikasi senilai total Rp46,8 miliar.
Atas dasar itu, Jaksa menuntut Gubernur Papua non-aktif itu dijatuhi hukuman 10,5 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp47,8 miliar dan pencabutan hak politik selama lima tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








